Pesawat MH370 Menghabiskan Bahan Bakar Lebih Cepat, Area Pencarian Bergeser

REUTERS

Kuala Lumpur – Perwakilan tim pencari Australia dan Pemerintah Malaysia mengatakan bahwa pesawat MH370 terbang dengan kecepatan yang lebih tinggi dari normalnya, yang mengakibatkan konsumsi bahan bakar yang lebih banyak pula. Dan seperti dilansir dari BBC (Sabtu, 29/3/2014), dengan lebih banyak konsumsi bahan bakar, maka tentu persediaannya akan lebih cepat habis. Artinya, jarak yang bisa ditempuh oleh pesawat nahas itu pun semakin mengerucut.

Perkembangan baru yang diumumkan pada Jumat lalu (28/3) itu merupakan hasil dari analisa mendalam terhadap data-data radar. Dalam data itu dikatakan bahwa pesawat bergerak lebih cepat dari biasanya menuju ke arah selatan Samudera Hindia. Terkait hal itu, lokasi pencarian pesawat MH370 yang semula berada di sekitar 2.500km barat daya kota Perth, bergeser ke 1,100km arah barat laut dari lokasi awal tadi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pencarian di area baru itupun belum memperoleh hasil yang signifikan. Meski objek-objek yang mengapung di lautan telah diambil, ternyata objek tadi tidak berhubungan dengan pesawat MH370.

Pihak Malaysia telah menyimpulkan bahwa berdasarkan data satelit, pesawat milik maskapai penerbangan Malaysia Airlines tersebut terbang ke arah Samudera Hindia bagian selatan. Sampai saat ini belum ada jejak yang ditemukan untuk mendukung kesimpulan tersebut. Sebuah kesimpulan yang menuai aksi protes oleh para keluarga korban di China. Pemerintah China juga meminta pihak Malaysia untuk membeberkan data-data yang menjadi acuan pengambilan kesimpulan tersebut.

Beredar pula beberapa teori mengenai pesawat MH370, termasuk di antaranya kapten yang membajak pesawatnya sendiri. Polisi yang memeriksa kediaman sang kapten menemukan sebuah simulator penerbangan. Terkait penemuan itu, muncul isu lagi yang mengatakan bahwa file/data di dalam simulator tersebut telah dihapus sebelum polisi memeriksanya. Pejabat Menteri Perhubungan Malaysia, Hishammuddin Hussein, mengatakan bahwa para penyidik sedang memeriksa dengan teliti temuan tersebut, namun belum ada informasi terbaru mengenainya. Dia menambahkan bahwa tidak ada hal mengerikan dalam simulator itu, namun tentu saja, hal ini menunggu konfirmasi dari para penyidik langsung. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)