Home > Ragam Berita > Setya Novanto: Berawal Dari Pengusaha, ‘Akrab’ Dengan KPK, Hingga Jadi Ketua DPR

Setya Novanto: Berawal Dari Pengusaha, ‘Akrab’ Dengan KPK, Hingga Jadi Ketua DPR

Setya Novanto: Berawal Dari Pengusaha, 'Akrab' Dengan KPK, Hingga Jadi Ketua DPRJakarta – Nama Setya Novanto makin sering diberitakan setelah politikus dari Partai Golkar tersebut terpilih sebagai Ketua DPR-RI periode 2014-2019. Novanto berhasil menduduki kursi tertinggi di gedung parlemen setelah dalam Rapat Paripurna II yang digelar pada Rabu-Kamis dinihari (1-2/10/2014) kemarin, sejumlah enam fraksi partai mengusulkan namanya sebagai Ketua DPR menggantikan posisi Marzuki Alie yang telah habis masa jabatannya.

Berdasarkan pengamatan Harian Indo (Jumat, 3/10/2014), selama ini Setya Novanto lebih dikenal karena sosoknya yang kontroversial. Setya menjadi salah satu anggota DPR yang paling ‘akrab’ dengan KPK, seiring dengan seringnya ia diperiksa sebagai saksi untuk sejumlah kasus yang ditangani KPK. Ajaibnya sosok Setya Novanto seakan kebal hukum dan tetap awet menjadi “wakil rakyat” di Senayan selama empat periode, sejak 1999. Dalam penyelenggaraan Pemilu terakhir, Setya kembali melenggang ke gedung parlemen dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur II.

Sebelum terjun langsung ke dunia politik, pria bergelar Drs dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dan Universitas Trisakti Jakarta tersebut lebih dulu malang melintang di dunia wirausaha, bahkan hingga saat ini dirinya masih tercatat sebagai komisaris ataupun presiden direktur dari beberapa perusahaan besar miliknya.

Baca juga:
Politik Dalam Negeri: Pelantikan Anggota DPR/MPR dan DPD RI Periode 2014-2019 Dilaksanakan Hari Ini
RUU Pilkada: Koalisi Merah Putih Menangkan Paripurna, Pilkada Diputuskan Melalui DPRD

Pria kelahiran Bandung, 12 November 1954, tersebut mulai terjun ke dunia politik dengan tergabung dalam organisasi Bahumas Kosgoro, yang kemudian berlanjut dengan menjadi anggota Partai Golkar, hingga aktif di kepengurusan KONI dan ormas lainnya.

Setya mulai menapakkan kakinya di gedung parlemen pada 1999 dan berlanjut hingga memasuki periode keempat saat ini. Walaupun namanya sempat disebut-sebut dalam beberapa kasus yang ditangani KPK seperti kasus cessie Bank Bali, kasus suap PON Riau, kasus suap mantan ketua MK Akil Mochtar, hingga korupsi pengadaan e-KTP, ternyata tak membuat karir politiknya sebagai anggota dewan terganggu.

Bahkan karir Setya Novanto sebagai “Wakil Rakyat” terus meroket dengan menjadi ketua fraksi Partai Golkar periode 2009-2014 dan akhirnya kini terpilih sebagai Ketua DPR periode 2014-2019. (Rani Soraya – www.harianindo.com)

x

Check Also

Mobil Neno Warisman Ternyata Bukan Dibakar, Tapi Terbakar Karena Korsleting

Mobil Neno Warisman Ternyata Bukan Dibakar, Tapi Terbakar Karena Korsleting

Jakarta – Mobil milik aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman, dilaporkan terbakar di depan kediamannya, di daerah ...