Home > Ragam Berita > Pemilihan Ketua MPR 2014: Paripurna Ricuh, Berikut ini Tanggapan Jokowi

Pemilihan Ketua MPR 2014: Paripurna Ricuh, Berikut ini Tanggapan Jokowi

Pemilihan Ketua MPR 2014: Paripurna Ricuh, Berikut ini Tanggapan JokowiJakarta – Telah diberitakan bahwa sidang paripurna pemilihan ketua MPR periode 2014-2019 berlangsung ricuh. Terkait hal ini, Presiden Terpilih, Joko Widodo, atau yang akrab dipanggil Jokowi, pun angkat bicara.

Ditemui pada upacara HUT TNI ke-69 di Dermaga Ujung, Pangkalan Komando Armada Timur, Surabaya, pada Selasa kemarin (7/10), Jokowi mengatakan bahwa pemilihan ketua MPR harusnya melalui sebuah forum musyawarah untuk mencapai mufakat, buka melalui jalur voting. Jokowi tak mengharapkan kejadian pada sidang paripurna DPR terulang kembali. Kala itu, aksi interupsi yang terus-menerus bermunculan dari para anggota DPR pada akhirnya berbuah kericuhan dan perkelahian.

Dengan gaya tenang dan kalemnya, Jokowi mengatakan bahwa tidak seharusnya sidang paripurna diwarnai dengan perkelahian. Hal tersebut tidak baik adanya karena rakyat di seluruh Indonesia bisa menyaksikan sidang tersebut di layar televisi.

Meski Jokowi terus berusaha menghimbau agar pemilihan Ketua MPR ini dilakukan dengan cara musyawarah dan mufakat, toh dirinya tak bisa berbuat banyak. Jokowi telah pun menyampaikan hal ini kepada para petinggi partai di barisan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Adapun kericuhan di sidang paripurna MPR itu terjadi ketika KIH meminta paripurna berlanjut asalkan dengan musyawarah mufakat dan tidak sekedar main voting, sementara itu, Koalisi Merah Putih (KMP) meminta sidang ditunda untuk kemudian dilanjutkan proses lobi terkait calon ketua dari unsr DPD.

Kericuhan sidang paripurna MPR tersebut pecah ketika Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond Junaedi Mahesa, diberi kesempatan untuk berbicara oleh pimpinan sidang, Maimanah Umar. Desmond menyampaikan bahwa calon ketua dari unsur DPD ini menunjukkan adanya ketidakkompakan. DPD sendiri mengajukan calon prioritas, yaitu Oesman Sapta.

Argumen di antara kedua pihak yang berlawanan pun semakin memanas. Pernyataan Desmond yang dinilai menyerang partai PDI-P pun semakin memperkeruh keadaan. Puan Maharani pun nampak berdiri sambil menenangkan beberapa anggota PDI-P yang sempat tersulut amarahnya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Mobil Neno Warisman Ternyata Bukan Dibakar, Tapi Terbakar Karena Korsleting

Mobil Neno Warisman Ternyata Bukan Dibakar, Tapi Terbakar Karena Korsleting

Jakarta – Mobil milik aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman, dilaporkan terbakar di depan kediamannya, di daerah ...