Home > Ragam Berita > Berita Politik: Diperiksa KPK, Jokowi Tak Miliki Rekening Mencurigakan

Berita Politik: Diperiksa KPK, Jokowi Tak Miliki Rekening Mencurigakan

Berita Jokowi: Diperiksa KPK, Jokowi Tak Miliki Rekening MencurigakanJakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap kekayaan presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi). Hasilnya, KPK pun memastikan bahwa Jokowi tal memiliki rekening mencurigakan di luar negeri. Hasil tersebut sekaligus mematahkan tuduhan Rachmawati Soekarnoputri, mantan politisi Partai NasDem, yang sempat dilontarkannya beberapa waktu lalu.

Kala itu, Rachmawati bahkan sempat mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk menunda pelantikan Jokowi menjadi presiden RI yang ke-7, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2014 mendatang. Rachmawati meyakini bahwa Jokowi terlibat perkara korupsi pengadaan bus Transjakarta, ketika dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta di tahun 2012-2013 lalu.

Laporan Rachmawati tersebut kemudian dengan cepat ditanggapi oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. Dirinya pun menyatakan bahwa DPR akan segera memanggil Kejaksaan Agung dan KPK untuk merespon laporan tadi.

Langkah yang dilakukan Fadli ini cukup unik, pasalnya, berdasarkan tugas dan fungsinya, hanya Komisi III DPR yang memiliki wewenang untuk memanggil KPK dan Kejaksaan Agung, serta lembaga hukum lainnya. Namun karena komisi tersebtu memang belum terbentuk, politisi Partai Gerindra tersebut pun ngotot memanggil KPK dan Kejasaan Agung.

Baca juga
Berita Politik: Jokowi Bertemu Ical, Santap Onde-onde dan Ngopi
Berita Politik: Pimpinan MPR Hari Ini Bertemu SBY, Hatta, dan Ical

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri dugaan rekening Jokowi di luar negeri.

Hasilnya, Adnan pun mengatakan bahwa Jokowi tak memiliki rekening seperti itu. Adna menambahkan bahwa hasil klarifikasi ini perlu disampaikan dan dipublikasikan agar tak menjadi bola liar, dan kemudian digunakan untuk alat politik kelompok tertentu. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Tito Karnavian Disebut Bachtiar Nasir Dukung Khilafah, Polri Berikan Tanggapan

Tito Karnavian Disebut Bachtiar Nasir Dukung Khilafah, Polri Berikan Tanggapan

Jakarta – Kabar bohong alias hoax menyerang Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Kapolri Tito dikabarkan mendukung ...