Home > Ragam Berita > Berita ISIS Terkini: ISIS Hack Akun Facebook Untuk Cari Anggota

Berita ISIS Terkini: ISIS Hack Akun Facebook Untuk Cari Anggota

Berita ISIS Terkini: ISIS Hack Akun Facebook Untuk Cari AnggotaCanberra – Seorang ibu asal Camnberra, Australia, melaporkan bahwa akun Facebook milik puteranya, yang kini berusia 13 tahun, telah di-hack atau diretas oleh kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Akun Facebook remaja tersebut diretas dan digunakan untuk merekrut anggota-anggota baru dari kelompok radikal tersebut.

Berita ini pun menjadi sebuah pertanda bahwa ISIS telah melakukan usaha perekrutan anggota anak-anak dan remaja di bawah umum di Australia. Lewat akun Facebook remaja, yang memang sedang gemar-gemarnya menggunakan media sosial, paling tidak ISIS bisa menyebarkan faham-faham radikal di kalangan muda Australia.

Seperti dilansir dari Australian Plus (Minggu, 24/5/2015), sebuah website internet populer di Australia, Canberra Mums, mengupload postingan yang ditulis salah seorang anggotanya, yang mengatakan bahwa akun seorang remaja berusia 13 tahun telah menjadi sasaran hacker dari ISIS. Dalam postingan tersebut, sang penulis mengungkapkan bahwa akun Facebook anaknya telah dibajak atau anaknya tersebut telah secara tidak sengaja menerima pertemanan dari seseorang yang sedang mencoba melakukan perekrutan anggota ISIS.

Ibu tersebut menuliskan lagi bahwa para ibu yang tergabung dalam situs Canberra Mums selalu memantau dengan ketat aktivitas anak-anaknya di dunia maya. Dan ketika ditanya, anak-anak mereka mengatakan tidak mengetahui siapa teman baru mereka tersebut.

Temuan ibu-ibu Australia ini pun telah dilaporkan ke pihak yang berwajib. Penulis Canberra Mums tersebut menghimbau kepada para orangtua untuk selalu awas dengan perkembangan ini. Mereka menghimbau kepada orang tua di Australia untuk memerika akun Facebook anak-anaknya.

Pengelola website Canberra Mums mengatakan bahwa ibu yang memberikan pengakuan tersebut merupakan seorang pegawai negeri yang telah secara rutin menulis untuk Canberra Mums. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi pihak manajemen situs tersebut untuk mencurigai pernyataan atau laporan ibu tersebut.

Adapun Kepolisian Canberra dan Polisi Federal Australia masih enggan memberikan keterangan mengenai kasus ini. Pihak kepolisian hanya menghimbau kepada orangtua untuk menghubungi call center nasional bila mereka mengkhawatirkan munculnya ancaman kelompok ekstrimis di keluarga dan lingkungan mereka. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Pemasok Sabu ke Ridho Rhoma Ternyata Jaringan Baru

Pemasok Sabu ke Ridho Rhoma Ternyata Jaringan Baru

Jakarta – Pihak kepolisian sedang bekerja keras dalam mengungkap pemasok sabu kepada Ridho Rhoma yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis