Home > Hiburan > Apa Kata Farhat Terkait Tiupan Sangkakala ?

Apa Kata Farhat Terkait Tiupan Sangkakala ?

Apa Kata Farhat Terkait Tiupan Sangkakala ?Jakarta – Farhat Abbas yang dikenal sebagai seorang pengacara yang kontroversial ikut berkomentar terkait fenomena suara misterius yang mirip dengan tiupan sangkakala. Memang suara misterius ini sempat membuat Amerika Serikat dan Wilayah Eropa menjadi geger.

Alhasil seluruh dunia pun terbawa kegemparan rumor tersebut. Bahkan didunia maya, banyak komentar kencang yang muncul terkait suara misterius ini. Tak ketinggalan pengacara Farhat Abbas ikut berkomentar dan juga meyakini bahwa bunyi yang menggelegar tersebut adalah suara sangkakala.

Melalui akun @farhatabbaslaw, Rabu (27/5), Farhat berkicau bahwa jika bukan bunyi sangkakala lalu itu bunyi apa lagi? Hanya manusia yg lempar batu sembunyi tangan & kentut tapi gak mau ngaku!”

Dilaporkan oleh wartawan harianindo, Rabu (27/5), bagi Farhat memang kejadian tersebut menjadi sebuah peringatan. Bahkan Farhat percaya bahwa bunyi itu berasal dari trompet sangkakala, namun untuk kiamat di dunia yang lainnya. Namun bunyinya sampai terdengar ke bumi.

Sedangkan untuk bumi sepertinya masih menunggu waktu. Farhat menambahkan bahwa sebenarnya tidak hanya dunia yang dipijak oleh manusia, karena masih ada yang terjangkau disana. Farhat menutup kicauannya dengan mendoakan supaya semua umat manusia dapat merasakan hari kiamat. (Rani Soraya – www.harianindo.com)

x

Check Also

Diberitakan Nikah Siri dan Tengah Hamil, Ini Kata Umi Pipik

Diberitakan Nikah Siri dan Tengah Hamil, Ini Kata Umi Pipik

Jakarta – Setelah lama tidak terdengar kabarnya dan tidak pernah terlihat di televisi, Pipik Dian ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis