Home > Ragam Berita > Konspirasi IMF dan Amerika Serikat di Balik Kejatuhan Presiden Soeharto

Konspirasi IMF dan Amerika Serikat di Balik Kejatuhan Presiden Soeharto

Konspirasi IMF dan Amerika Serikat di Balik Kejatuhan Presiden SoehartoJakarta – Semua pasti masih ingat sosok presiden kedua Republik Indonesia, Presiden Soeharto. Presiden yang lahir pada 8 Juni 1921 ini memimpin negara kita nyaris selama 32 tahun lamanya. Seandainya tidak ada gerakan reformasi yang timbul akibat krisis ekonomi yang dahsyat mungkin kita akan melihat Soeharto menjadi presiden seumur hidupnya.

Sebuah pemikiran baru mengenai kejatuhan Soeharto akhir-akhir ini muncul ke permukaan. Beberapa pengamat menyebutkan jika krisis yang melanda seluruh dunia dan Asia ini ternyata sengaja diciptakan oleh pihak tertentu untuk membuat Indonesia bergolak dan berujung pada jatuhnya Soeharto. Seperti dilansir dari Merdeka (8/6/2015), dalang dibalik konspirasi ini adalah Amerika Serikat dan badan International Monetary Fund (IMF).

Adalah Prof. Steve Hanke, penasehat ekonomi di era Soeharto serta pakar masalah Currency Board System (CBS) yang berasal dari negeri Paman Sam tersebut. Profesor di bidang ekonomi Universitas John Hopkins ini menuding Amerika dan IMF lah aktor utama dibalik kejatuhan Soeharto.

Hanke melakukan sejumlah riset dimana salah satu poin terpentingnya adalah ketika mewancarai Michael Camdessus, Direktur Pelaksana IMF. Camdessus mengakui jika pihaknya sengaja menciptakan kondisi ekonomi yang buruk untuk memaksa Soeharto turun. Kala itu rupiah melemah drastis dengan menyentuh Rp 17.000 per dolar AS.

IMF dan Amerika Serikat tidak menyukai langkah Soeharto yang meneriwa tawaran memberlakukan Currency Board System (CBS) dari Hanke. Dengan sistem CBS, rupiah bisa dipatok pada kisaran 5.500 per dolarnya. IMF yang sebelumnya sukses “memperdayai” Soeharto dengan menandatangani “Letter of Intent” pada 15 Januari 1998 di kediaman Cendana pun marah besar.

Washington pun mau tak mau terseret dalam konflik kepentingan antara IMF dan Soeharto ini. Akhirnya Presiden Bill Clinton pun menggandeng IMF untuk menciptakan krisis ekonomi hebat tersebut. Mereka berdalih, tanpa adanya krisis ekonomi, Soeharto akan semakin lama berkuasa di Tanah Air.

Negara kita baru bebas dari jeratan utang IMF era Presiden Soeharto pada tahun 2006. Di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Indonesia bisa melunasi pembayan terakhir di tahun tersebut. Indonesia pun bisa sedikit bernapas lega. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Inilah Video Saat Jonru Diusir Oleh Warga NTT

Inilah Video Saat Jonru Diusir Oleh Warga NTT

Jakarta – Jonru Ginting yang dikenal dengan pernyataan-pernyataannya yang selalu mengundang kontroversial sepertinya kena batunya ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis