Home > Ragam Berita > Kasus Pembunuhan Angeline: Wapres Katakan Pelaku Harus Dihukum Berat

Kasus Pembunuhan Angeline: Wapres Katakan Pelaku Harus Dihukum Berat

Kasus Pembunuhan Angeline: Wapres Katakan Pelaku Harus Dihukum BeratSolo – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengaku sedih mengetahui kasus pembunuhan terhadap bocah perempuan bernama Angeline. Menurut Wapres JK, pembunuhan terhadap bocah berusia delapan tahun tersebut merupakan kejadian yang sangat mengenaskan.

Wapres JK pun berharap bahwa proses penyelidikan kasus pembunuhan Angeline bisa segera dituntaskan. Dengan demikian, pelaku pembunuhan Angeline bisa segera dijerat dengan hukuman seberat-beratnya.

Mengenai seberat apa hukuman yang akan ditimpakan kepada sang pembunuh, Wapres JK mengatakan bahwa hal tersebut akan disesuaikan dengan undang-undang.

Kasus Pembunuhan Angeline: Wapres Katakan Pelaku Harus Dihukum Berat

Adapun Angeline sendiri sempat dilaporkan hilang pada 16 Mei 2015 lalu. Gadis cilik pendiam tersebut kemudian ditemukan tewas oleh penyidik dari kepolisian pada Rabu kemarin (10/6/2015). Jenazah Angeline ditemukan terkubur di pekarangan rumah yang berlokasi di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali. Hasil otopsi petugas mengatakan bahwa Angeline telah meninggal sejak tiga minggu lalu.

Kepolisian Resor Kota Denpasar menetapkan satu orang tersangka yang menjadi pelaku pembunuhan Angeline, yakni Agustinus (25). Pria yang akrab dipanggil Agus tersebut sempat bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah Angeline.

Ungkapan duka dan bela sungkawa terhadap kematian Angeline terus mengalir dari berbagai pihak. Para simpatisan di Jakarta berencana akan menyalakan seribu lilin dan mengadakan doa bersama di Bundaran HI pada Kamis (11/6/2015) malam ini. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

14 Partai Dinilai Memenuhi Syarat Kelengkapan Pemilu 2019, Ini Daftarnya

14 Partai Dinilai Memenuhi Syarat Kelengkapan Pemilu 2019, Ini Daftarnya

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menutup periode pendaftaran dan perbaikan dokumen kelengkapan ...