Home > Ragam Berita > Wabah MERS Korsel: Jumlah Korban Terus Naik, Pemerintah Isolasi Rumah Sakit

Wabah MERS Korsel: Jumlah Korban Terus Naik, Pemerintah Isolasi Rumah Sakit

Wabah MERS Korsel: Jumlah Korban Terus Naik, Pemerintah Isolasi Rumah SakitSeoul – Beberapa hari ke belakang telah terjadi wabah penyakit Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Korea Selatan (Korsel). Begitu parahnya penyebaran penyakit gangguan pernafasan tersebut, Pemerintah Korsel pun memutuskan untuk mengisolasi dua rumah sakit yang banyak merawat pasien yang terjangkit penyakit tersebut.

Seperti dilansir dari Reuters (Jumat, 11/6/2015), sampai saat ini, 126 warga Korsel dikabarkan telah positif terjangkit MERS. Korban tewas akibat penyakit ini pun bertambah menjadi dua orang, sehingga total korban telah mencapai 11 orang.

Virus MERS yang sedang mengancam Korsel diketahui masuk ke wilayah negara tersebut pada sekitar Mei 2015 lalu. Seorang pengusaha Korsel yang baru pulang dari perjalanan bisnisnya di Timur Tengah dilaporkan menjadi pasien pertama yang menyebarkan virus tersebut lebih luas lagi di dalam negeri Korsel. Pengusaha tersebut secara tidak sengaja menyebarkan virus MERS ketika dirinya pergi mendatangi beberapa fasilitas kesehatan untuk memeriksakan batuknya yang tak kunjung sembuh.

Setelah melakukan pemeriksaan ke sekian kali, barulah dirinya positif dinyatakan terjangkit MERS. Namun demikian, virus tersebut sudah terlanjur menyebar ke beberapa wilayah yang pernah dikunjunginya.

Virus-virus MERS tersebut kemudian menyebar dengan cepat, terutama di sekitar fasilitas kesehatan, seperti klinik dan rumah sakit. Dua rumah sakit yang banyak menangani pasien MERS pun akhirnya diisolasi oleh Pemerintah Korsel.
Wabah MERS Korsel: Jumlah Korban Terus Naik, Pemerintah Isolasi Rumah Sakit
Parahnya, rumah sakit tersebut diisolasi beserta pasien, dokter, perawat, dan seluruh staf-staf yang bekerja di dalamnya. Isolasi tersebut akan dilakukan selama 11 hari ke depan.

Seorang pejabat Kota Seoul yang namanya tak mau dipublikasikan mengatakan bahwa tidak ada pasien yang boleh keluar dari kamarnya. Para petugas medis akan melayani mereka dengan pakaian khusus. Tidak ada seorang pun yang masuk dari luar rumah sakit tersebut. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Ini Dia Wajah Ringgo Abdillah Yang Sebenarnya, Penghina Presiden dan Kapolri di Facebook

Ini Dia Wajah Asli Ringgo Abdillah Yang Sebenarnya, Penghina Presiden dan Kapolri di Facebook

Medan – Polisi akhirnya menangkap Muhammad Farhan Balatif (18), pemilik akun Facebook dengan nama Ringgo ...