Home > Ragam Berita > Tanggapan KPK, Terkait Saksi Kunci Century Yang Meninggal

Tanggapan KPK, Terkait Saksi Kunci Century Yang Meninggal

Tanggapan KPK, Terkait Saksi Kunci Century Yang MeninggalJakarta – Dengan meninggalnya mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Fadjrijah menyebabkan terhambatnya kelanjutan terkait pengusutan kasus dugaan korupsi pemberian dana talangan yang diperuntukkan bagi Bank Century. Hal ini dikarenakan Siti Fadjirah adalah saksi kunci dalam kasus tersebut.

Dalam pesan singkatnya, Rabu (17/6), Plt Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP membenarkan bahwa terkait pengembangan kasus Century memang Bu Fadjrijah sebagai saksi kunci. Dengan meninggalnya Bu Fadjriah maka pengusutan yang berkaitan dengan keterlibatan Siti Fadjriah secara otomatis dihentikan.

Ketika dicerca terkait dampak dengan penghentian atas pengembangan kasus Century, Johan tidak memberikan jawaban dengan tegas. Bahkan ia berkilah, KPK sedang mempelajari terkait putusan kasasi terkait satu-satunya terpidana kasus ini yaitu mantan Deputi Bank Indonesia Budi Mulya.

Johan membenarkan bahwa untuk saat ini KPK mempelajari putusan MA terhadap Pak Budi Mulya terkait pengembanagn kasus Century. Sedangkan untuk kesimpulannya bisa saja terhambat atau tidak. Sebagaimana yang diektahui bahwa Siti Fadjriah telah meninggal dunia pada Selasa (16/6) di RS Harum Sismamedika, Jakarta Timur, dikarenakan stoke dan sudah lumpuh lama. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Habib Rizieq Minta Dimediasi, Polri: Sampaikan Baik-Baik

Habib Rizieq Minta Dimediasi, Polri: Sampaikan Baik-Baik

Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan beberapa perwakilan dari ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis