Home > Ragam Berita > Berita ISIS Terkini: ISIS Hancurkan Situs Makam Nabi Yunus

Berita ISIS Terkini: ISIS Hancurkan Situs Makam Nabi Yunus

Berita ISIS Terkini: ISIS Hancurkan Situs Makam Nabi YunusBaghdad – Pemerintah Irak pada Sabtu kemarin (20/6/2015), menyatakan bahwa kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) berencana untuk menghancurkan situs makam Nabi Yunus di Kota Mosul. Situs bersejarah tersebut nantinya akan diubah menjadi sebuah taman. Rencana ISIS tersebut kemudian dianggap sebagai aksi kejahatan terhadap warisan sejarah Irak.

Seperti dilansir dari Al Arabiya (Minggu, 21/6/2015), Wakil Menteri Kepurbakalaan dan Turisme Irak, Qais Hussain, mengatakan bahwa Pemerintah Irak memiliki rencana tersendiri untuk situs makam Nabi Yunus jika nanti Kota Mosul berhasil dibebaskan dari kendali ISIS. Hussain menambahkan bahwa saat ini telah dibentuk sebuah komite yang bertugas untuk meminimalkan kerusakan yang terjadi di situs-situs bersejarah di Irak akibat peperangan.

Komentar yang diutarakan oleh Hussain tersebut muncul beberapa saat setelah beredarnya kabar bahwa ISIS telah mulai menghacurkan situs makam Nabi Yunus tersebut dan bersiap mengubahnya menjadi sebuah taman bermain. Tak tanggung-tanggung, ISIS bahkan sudah menawarkan proyek pembangunan taman bermain tersebut kepada sejumlah kontraktor.

Adapun situs malam Nabi Yunus tersebut berada di wilayah utara Kota Mosul. Kota terbesar kedua di Irak tersebut memiliki banyak situs bersejarah yang telah dirusak oleh ISIS.

Kota Mosul sendiri sudah dikuasai ISIS sejak Juni 2014 lalu, dan dijadikan sebagai “ibukota” mereka. Sejauh ini, pasukan Pemerintah Irak, bersama militan-militan Syiah dan Koalisi Negara Anti-ISIS pimpinan Amerika Serikat, belum mampu mengusir ISIS dari kota tersebut. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Disebut Terima Uang Rp 1 Miliar dari Nazaruddin, Ini Kata Mantan Komisioner KPK

Disebut Terima Uang Rp 1 Miliar dari Nazaruddin, Ini Kata Mantan Komisioner KPK

Jakarta – Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja mengaku terkejut ketika namanya ...