Home > Ragam Berita > Dalam Waktu Dekat, Menteri Susi Segera Tenggelamkan 19 Kapal Lagi

Dalam Waktu Dekat, Menteri Susi Segera Tenggelamkan 19 Kapal Lagi

Dalam Waktu Dekat, Menteri Susi Segera Tenggelamkan 19 Kapal LagiJakarta – Sepertinya Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti kembali akan menenggelamkan kapal-kapal asing pencuri ikan dan juga pelaku Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing yang ada di Indonesia.

Dalam keterangan persnya, di kantornya, Senin (22/6), Susi masih enggan memberikan bocoran terkait kapal=kapal yang akan ditenggelamkannya. Hal ini dikarenakan pada saat ini KKP masih melakukan koordinasi berkaitan dengan acara penenggelaman kapal tersebut.

Susi hanya berujar bahwa untuk saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi. Sedangkan dari Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Asep Burhanudin mengungkapkan bahwa nantinya akan ada sekitar 19 kapal asing yang akan ditenggelamkan.

Dimana kKe-19 kapal ini terdiri dari 13 kapal di Pontianak, lima kapal KM Shino dan satu kapal di Belawan, Medan.‎ Berdasarkan dari hasil kekuatan‎ hukum tetap dari 73 kapal yang melakukan pelanggaran berat dan diproses, telah diputuskan bahwa 19 kapal akan ditenggelamkan kembali.

Dimana ada 11 kapal yang berasal dari Vietnam, dua kapal berasal dari Thailand, dengan lima kapal asal Tiongkok dan satu kapal yang berasal dari Malaysia, pungkas Asep. (Mohammad Noval – harianindo.com)

x

Check Also

Proyek Reklamasi, Amien Rais : "Kita Dibodohi Sama Ahok"

Proyek Reklamasi, Amien Rais : “Kita Dibodohi Sama Ahok”

Jakarta – Mantan Ketua MPR, Amien Rais kembali ‘menyerang’ mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis