Home > Ragam Berita > Berita ISIS Terkini: ISIS Eksekusi Dua Perempuan Suriah yang Dituduh Penyihir

Berita ISIS Terkini: ISIS Eksekusi Dua Perempuan Suriah yang Dituduh Penyihir

Berita ISIS Terkini: ISIS Eksekusi Dua Perempuan Suriah yang Dituduh PenyihirDamaskus – Kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) baru-baru ini diberitakan telah melakukan eksekusi terhadap dua orang perempuan Suriah. ISIS memenggal kedua perempuan tersebut karena menduga bahwa keduanya telah mempraktikkan ilmu sihir.

Seperti dilansir dari AFP (Selasa, 30/6/2015), Organisasi Pemantau HAM di Suriah (Syrian Observatory for Human Rights / SOHR) melaporkan bahwa ini merupakan yang pertama kalinya ISIS melakukan pemenggalan terhadap perempuan yang merupakan warga sipil. Direktur SOHR, Rami Abdel Rahman, mengatakan bahwa eksekusi mati tersebut dilaksanakan di Provinsi Deir Ezzor, Suriah.

Rami melanjutkan bahwa eksekusi tersebut berlangsung pada hari Minggu dan Senin lalu. Dalam dua prosesi eksekusi tersebut, ISIS memenggal kedua terduga “penyihir” tadi bersama dengan suami mereka masing-masing.

Sejatinya ini bukan yang pertama kalinya ISIS melakukan eksekusi terhadap perempuan. Sebelumnya, ISIS dilaporkan sempat memenggal seorang prajurit perempuan dari pasukan militan Kurdi Suriah (pasukan YPG). Selain itu, kelompok radikal ini juga sempat menjatuhkan hukuman rajam kepada sejumlah perempuan warga sipil karena dianggap telah melakukan perbuatan zinah.

Adapun eksekusi terhadap dua perempuan yang diduga penyhir tersebut dilakukan secara terbuka di hadapan publik. Memang sudah menjadi “gaya” dari ISIS untuk menebar ketakutan melalui praktik-praktik eksekusi secara publik, serta menyebarkan video rekamannya di dunia maya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Usai Bertemu Putin di Jerman, Donald Trump Hentikan Program Rahasia CIA di Suriah

Usai Bertemu Putin di Jerman, Donald Trump Hentikan Program Rahasia CIA di Suriah

Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kabarnya telah menghentikan program rahasia Badan Intelijen Pusat ...