Home > Olahraga > Beredar Cuplikan Pertandingan Paling Lawas Dalam Sejarah MU

Beredar Cuplikan Pertandingan Paling Lawas Dalam Sejarah MU

Beredar Cuplikan Pertandingan Paling Lawas Dalam Sejarah MUManchester – Sebuah lembaga perfilman Inggris, British Film Institute (BFI), merilis rekaman video dokumenter pertama dalam sejarah Manchester United (MU) saat bertanding di salah satu ajang kompetisi Divisi Dua The Football League tahun musim 1902-1903.

Video tersebut adalah rekaman pertandingan antara Manchester United melawan Burnley pada 6 Desember 1902.

Menurut BFI, ini adalah rekaman pertandingan pertama dalam sejarah MU setelah mereka berganti nama dari Newton Heat pada 24 April 1902.

Dalam rekaman video berdurasi 1:49 menit ini terlihat MU yang sebagai tamu mengenakan seragam berwarna gelap. Dalam pertandingan tersebut MU menang 2-0 atas Burnley atas gol Ernest Pegg dan bunuh diri dari salah satu pemain Burnley.

Pada musim tersebut diketahui MU berada di urutan ke-5 klasemen akhir. Baru pada tahun 1906 MU bisa merasakan berkompetisi di Divisi Utama. Dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1908, MU berhasil menjadi yang teratas di Divisi Utama The Football League. Dan pada tahun 1909 MU berhasil membawa pulang Piala FA setelah mengalahkan Bristol City 1-0 pada 24 April 1909.

Hingga kini MU telah mengoleksi 20 Piala Liga Inggris dan 11 Piala FA. (Dwi Kristyowati – harianindo.com)

x

Check Also

Ganda Campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Mundur Ditengah Pertandingan, Kenapa ?

Ganda Campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Mundur Ditengah Pertandingan, Kenapa ?

Dubai – Dalam ajang Dubai World Superseries Finals, Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masuk ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis