Home > Hiburan > Waspadalah Para Orang Tua, Praktek Prostitusi Berkedok Grup Idola Tengah Marak

Waspadalah Para Orang Tua, Praktek Prostitusi Berkedok Grup Idola Tengah Marak

Waspada Para Orang Tua, Praktek Prostitusi Berkedok Grup Idola Tengah MarakAkihabara, Tokyo – Pengaruh Pop Cuklture Jepang seakan tak dapat ditolak. Bak oksigen, hal ini sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang. Salah satu yang paling fenomenal ada budaya grup idola (idol group).

Idol group yang memiliki anggota sejumlah remaja-remaja perempuan yang cantik, imut, dan enerjik menjadi daya tarik tersendiri. Dibalut talenta serta karakter yang kuat membuat gadis-gadis belia yang masih bersekolah ini memiliki basis fans yang besar.

Distrik Akihabara adalah satu tempat di mana idol group lahir dan berkembang. Jika kita mengunjungi tempat ini maka akan banyak sekali panggung-panggung kecil dalam satu cafe atau bar untuk pertunjukkan musik dari para gadis sekolahan yang tergabung dalam idol group tadi.

Tak hanya satu, ada ratusan grup dibentuk untuk menghibur para fans. Hal ini tentunya bagus untuk para remaja yang butuh wadah untuk kembangkan kreatifitas serta tambah uang jajan mereka. Namun, ternyata ada sisi hitam ketika salah satu reporter dari VICE NEWS (Rabu, 12/8/2015) mengunjungi tempat yang cukup gemerlap ini.

Simon Ostrovsky yang membawa nama Vice News, menjelajah Akihabara dan menemukan rumor bahwa gadis sekolahan tersebut dieksploitasi untuk puaskan hawa nafsu dari pria-pria hidung belang. Dan di sini ia ingin membuktikan apakah rumor itu benar atau tidak.

Awalnya Simon tidak menemukan sesuatu yang janggal dalam investigasinya, semua terlihat normal. Para gadis Idol Grup ini bertemu dengan fans yang untuk bercengkrama bersama namun dengan memberikan tip kepada idolanya. Fans tersebut dapat membawa pulang merchandise yang berupa foto, tanda tangan dan lain sebagainya.

Sampai akhirnya ia menemukan seorang gadis berumur 16 tahun yang tak mau disebutkan namanya. Gadis belia itu mengakui adanya bisnis eksploitasi seks, cewek sekolahan yang tergabung dalam sebuah idol grup.

Sangat menohok alasan yang dikemukakan oleh sumber, sejak berumur 16 tahun ia telah menjadi Joushi Kosei Osampoo (gadis sekolah yang bisa diajak kencan). Faktor retaknya keluarga menjadi alasan utama, apalagi ditambah dengan stres yang diidap oleh ibunda membuatnya makin mantap untuk melangkah ke bisnis prostitusi ini.

Joushi Kosei sendiri tak melulu berarti gadis sekolah yang bisa disewa. Secara harfiah, Joushi Kosei berarti gadis belia yang masih sekolah. Tetapi, berbeda jika membubuhi kata Sanpoo yang jika dalam bahasa Indonesia artinya berjalan-jalan (nge-date).

“Aku tidak pantas hidup di mana pun. Ketika aku membagikan flyer di Akihabara, aku dapat melupakan segala penat yang kurasakan dalam hidupku,” ungkap sumber.

Sebenarnya, selebaran (flyer) tersebut dibagikan oleh para member Idol Grup untuk menarik para penonton ke dalam shownya. Namun, para JK yang dapat disewa untuk berkencan memanfaatkan hal ini untuk cek pasar. Mereka menilai apakah orang yang dihadapinya berpotensi untuk mengajak mereka berkencan.

Para pria hidung belang meminta gadis-gadis sekolahan ini untuk tidak berdandan ketika mereka berkencan. Pria-pria gatal ini lebih suka teman kencannya memakai seragam. Karena menurut mereka hal ini lebih seksi dan menarik.

Maraknya prostitusi berkedok idol grup ini tentu sangat memprihatinkan. Karena mereka belum cukup usia untuk bekerja dan lagi job yang mereka lakukan sangatlah tidak pantas. Lalu, bagaimana hemat kalian tanggapi hal ini? (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Diberitakan Nikah Siri dan Tengah Hamil, Ini Kata Umi Pipik

Diberitakan Nikah Siri dan Tengah Hamil, Ini Kata Umi Pipik

Jakarta – Setelah lama tidak terdengar kabarnya dan tidak pernah terlihat di televisi, Pipik Dian ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis