Home > Hiburan > Ingin Jadi Panutan Anak, Enno Lerian Berencana Hapus Seluruh Tato di Tubuhnya

Ingin Jadi Panutan Anak, Enno Lerian Berencana Hapus Seluruh Tato di Tubuhnya

Jakarta – Seiring dengan bertambahnya umur dan keinginan untuk menjadi panutan bagi dua putranya, mantan artis cilik Enno Lerian pun berencana untuk menghapus tato yang menghiasi tubuhnya.

Ingin Jadi Panutan Anak, Enno Lerian Berencana Hapus Seluruh Tato di Tubuhnya

Saat dijumpai tim Harian Indo (Minggu, 23/8/2015), Enno mengaku setelah dirinya menjadi ibu, ia merasa tak pantas lagi mempunyai tato.

“Pas punya anak, jiwa keibuannya sudah mulai keluar, jadi ngerasa nggak enak aja. Aku mau ngasih contoh buat anak-anakku,” ujar Enno saat menjadi bintang tamu di acara Tanpa Kata, Sabtu (22/8) malam.

Enno mempunyai lima buah tato di badannya. Satu yang sudah dihapus yakni tato di bagian pergelangan tangan sebelah kanan bertuliskan huruf Yunani.

Demi menghapus kelima tato tersebut, wanita 31 tahun ini rela menyakiti tubuhnya. Pasalnya, untuk menghilangkan tato diperlukan beberapa kali tahap, tergantung dari kedalaman tato tersebut.

“Ini (tato di tangan) udah dua kali, masih harus tiga kali lagi (proses tato dihapus). Ya namanya penyesalan pasti datangnya belakangan. Dulu kan masih muda mikirnya seneng-seneng dan seru kayaknya kalau buat tato. Kalau sekarang lebih mikir lagi,” kata pelantun lagu ‘Si Nyamuk Nakal’ ini. (Rani Soraya – www.harianindo.com)

x

Check Also

Foto Akibat Ledakan Bom Yang Mengguncang Konser Ariana Grande

Foto Akibat Ledakan Bom Yang Mengguncang Konser Ariana Grande

Manchester – Sebuah bom meledak di dalam stadion Manchester Arena pada Senin (22/5/2017) malam waktu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis