Home > Ragam Berita > Wow, Website Revolusi Mental Habiskan Anggaran Hingga Rp 140 Milyar

Wow, Website Revolusi Mental Habiskan Anggaran Hingga Rp 140 Milyar

Jakarta – Senin (24/8) kemarin Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) baru saja meluncurkan website ‘Revolusi Mental’, yang ditujukan sebagai bentuk aplikasi dari program komunikasi publik. Yang membuat heboh adalah website bertajuk revolusimental.go.id ini menghabiskan anggaran hingga Rp 140 Milyar.

Wow, Website Revolusi Mental Habiskan Anggaran Hingga Rp 140 Milyar

Netizen tentu saja penasaran dengan program yang dinilai banyak poihak tidak masuk akal ini. Setelah lama menanti hari launching website Revolusi Mental, ternyata malah banyak yang kecewa dengan program bernilai ratusan miliaran tersebut.

Bagaimana tidak, netizen yang juga terhitung sebagai masyarakat yang melek teknologi tersebut menyebutkan bahwa website yang diluncurkan itu tidak pantas dengan proyek senilai miliaran rupiah. Menurut mereka meski ditujukan untuk masyarakat agar bisa mengetahui informasi terkini tentang pemerintah ini sebagai bentuk pemborosan baru.

Apalagi desain tampilan website yang terkesan murahan dan diperkirakan mendapat bantuan soal domain dari kominfo ini dirasa kurang layak dengan besarnya dana yang diajukan. Belum lagi, menurut mereka dengan website yang bentuknya seperti ini kemungkinan besar malah lebih mudah dicacati atau dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Beberapa dari netizen juga menambahkan bahwa desain tersebut juga mirip dengan tampilan website sama dengan yang diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat saat ini. Wah, kalau menurut kalian bagaimana ya? Apa benar dana 140an miliar untuk setahun itu terlalu besar dengan hasil proyek website seperti ini? Apalagi setelah kabar terbaru menyebutkan bahwa Selasa (25/8) ini website tersebut bahkan mengalami ‘server down’. (Rani Soraya – www.harianindo.com)

x

Check Also

Pengacara Hotma Sitompoel Juga Mendapatkan Keuntungan dari Proyek E-KTP

Pengacara Hotma Sitompoel Juga Mendapatkan Keuntungan dari Proyek E-KTP

Jakarta – Hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta meyakini, dua terdakwa mantan pejabat di Kementerian Dalam ...