Home > Ragam Berita > Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 14.000, Ustad Yusuf Mansur Ikut Angkat Bicara

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 14.000, Ustad Yusuf Mansur Ikut Angkat Bicara

Jakarta – Nilai tukar mata uang rupiah yang terus menerus melemah dalam beberapa bulan ke belakang menyedot perhatian ustadz Yusuf Mansur.

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 14.000, Ustad Yusuf Mansur Ikut Angkat Bicara

Lewat akun di jejaring sosial Twitter, @Yusuf_Mansur, yang memiliki 2,19 juta followers menyuarakan pendapatnya mengenai situasi ekonomi saat ini (Rabu, 26/8/2015). Untuk diketahui, Yusuf Mansur adalah juga seorang pengusaha yang memiliki beberapa unit usaha seperti hotel dan financing.

Ustadz yang mengelola pesantren untuk santri yang akan dididik menjadi penghafal Al Quran, menilai boleh saja orang mengambil keuntungan dari kondisi rupiah saat ini.

“Boleh ga cari untung di situasi dolar kayak begini? Apapun bentuknya? Msh boleh. Asal keuntungan itu ga buat sendiri aja. Bantu orang lain.” Begitu kicauan @Yusuf_Mansur, Rabu pagi (26/8/2015).

Ini twit lengkap Yusuf Mansur tentang nilai tukar rupiah dan dolar AS;

Situasi dolar kayak begini, jangan jd opportunis. Pake hati. Jgn ambil keuntungan sendiri. Perhatiin nasib yg lain.

Boleh ga cari untung di situasi dolar kayak begini? Apapun bentuknya? Msh boleh. Asal keuntungan itu ga buat sendiri aja. Bantu orang lain.

Jgn kyk sbagian pelaku properti. Pdhl bs ngangkat derajat pemilik tanah. Dg ngjk krjsama&bikin pinter. Eh krn bs dibeli sngt murah, dibeli.

Tipis sekali antara pinter manfaatin peluang, sama apa ya sebutannya? Di saat misalnya, bs aja kan diajak gede bareng tuh yg pny tanah.

Sy prnh bw mbl ke bengkel. Ditanganin oleh tukangnya. Saat itu sy blm dikenal. Diperiksa sama bliau. Apa katanya?

Wah, ini mah gpp. Bentar saya betulin. Sekejap kemudian, betul lg. Saya brtrm ksh. Lalu nanya, brp? Katanya, ga usah. Wong cuma segitu.

Eh ya Allah, msh di dpn saya, pemilik bengkelnya marah2. & di dpn saya dia marah. Seharusnya mbl saya suruh ditinggal. Biar bs dicas macem2.

Kebodohan saya, ketidaktahuan saya, hampir mirip dg kebodohan&ketidaktahuan pemilik tanah zaman2 dulu, & skrng.

Akhirnya daerahnya pemilik tanah, maju. Tp pemiliknya jd orang kecil yg trpinggirkan, bahkan trlempar. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Adhyaksa Dault Komentari Tudingan Eks Menteri Anti Pancasila

Adhyaksa Dault Komentari Tudingan Eks Menteri Anti Pancasila

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menuding ada mantan menteri yang kini menjadi komisaris ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis