Home > Gaya Hidup > Anda Masih Pengangguran? Mungkin Ini Penyebabnya

Anda Masih Pengangguran? Mungkin Ini Penyebabnya

Jakarta – Banyak sekali pencari kerja, atau dalam bahasa ‘keren’-nya disebut job seeker, yang bingung dengan dirinya sendiri karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Meski mereka rajin melamar ke berbagai perusahaan, tidak ada satu pun panggilan wawancara kerja yang mereka terima.
Anda Masih Pengangguran? Mungkin Ini Penyebabnya
Nyatanya, ada berbagai hal yang membuat kesempatan karier seseorang terhambat tanpa mereka sadari. Hal tersebut bisa disebabkan oleh sesuatu yang dilakukannya, atau yang tidak dilakukannya.

Berikut ini beberapa hal yang berpotensi menyebabkan sempit kesempatan karier dari seorang job seeker.

Minim kemampuan memimpin

Di kampus, kamu mungkin aktif dalam berbagai organisasi, tapi hanya sebagai anggota. Sayangnya, biasanya perusahaan mencari pemimpin, orang-orang yang memiliki pengaruh dan dampak bagi sekitarnya. Salah satu cara memperbaiki hal ini, selain mencantumkan keanggotaan di berbagai organisasi kampus, tuliskan juga pengalaman yang menunjukkan kemampuan dalam memimpin di CV-mu.

Kesalahan di berkas lamaran

Perusahaan akan menyadari kesalahan sekecil apa pun di berkas lamaran. Bahkan meski itu hanya kesalahan ketik satu huruf. Pastikan CV/resume dan surat lamaranmu bebas dari typo untuk membuatnya lolos seleksi dokumen.

Profil media sosial

Kekuatan media sosial saat ini begitu besar dalam menyebarkan arus informasi. Sayangnya bagi para pencari kerja, media sosial juga menjadi cara mereka “mengintip” profil para pelamar kerja. Jadi, pastikan profilmu bebas dari postingan-postingan negatif yang mungkin mengurungkan minat manajer HRD memanggilmu untuk wawancara.

Berbohong

Tidak ada kesalahan paling fatal ketimbang berbohong. Ketika membuat CV/resume dan surat lamaran kerja, tulis dengan jujur. Jangan menganggap hanya karena berkasmu dibaca orang asing lantas kebohonganmu tidak akan terungkap. Jangan berbohong juga saat wawancara. Kebohongan hanya akan membuatmu kesulitan.

Tidak follow up

Biasanya masa menunggu adalah dua minggu. Tapi jangan pasif dan hanya menanti telefon dari perusahaan. Jika sudah mengirim berkas lamaran, coba telefon ke perusahaan dan tanyakan apakah berkasmu sudah masuk serta apakah proses rekrutmen sudah berjalan. Jika sudah menjalani wawancara, kamu bisa melakukan follow up dengan mengirimkan e-mail berisi ucapan terima kasih kepada pewawancaramu.

Langkah ini bisa menunjukkan bahwa kamu sangat berminat dengan posisi yang dilamar. Antusiasme seperti ini juga mampu membedakanmu dengan kandidat lain.

Nah, setelah melihat beberapa hal di atas, anda bisa mulai berbenah diri agar lamaran kerja anda bisa segera diterima oleh perusahaan yang anda tuju. Semoga sukses! (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Ingin Tetap Efiesien di Usia Senja? Coba Saja Senam Otak ala Denzel Washington

Ingin Tetap Efiesien di Usia Senja? Coba Saja Senam Otak ala Denzel Washington

Los Angeles – Salah satu pemeran film The Magnificent Seven, aktor senior Denzel Washington, menilai ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis