Home > Ragam Berita > JK Pernah Minta Budi Waseso untuk “Tidak Menganggu” Pelindo II

JK Pernah Minta Budi Waseso untuk “Tidak Menganggu” Pelindo II

Jakarta – Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso sangat yakin dengan indikasi tindak pidana korupsi dalam pengadaan mobil crane di Pelindo II.

“Saya yakin ada korupsi mobil crane,” ujar Budi kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (4/9).
JK Pernah Minta Budi Waseso untuk "Tidak Menganggu" Pelindo II
Dia mengaku heran dengan cara berpikir Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), yang sempat memintanya untuk tidak mengusut kasus tersebut. “Kok cara berpikirnya demikian?” tandas Buwas dengan nada heran.

Buwas menegaskan, seharusnya ada tidaknya indikasi korupsi di Pelindo II tinggal melihat saja dari perjalanan penyidikannya. “Kalau pidana tak boleh diusut ya bagaimana?” katanya.

Buwas juga mengaku pernah menerima telepon langsung dari Wapres JK ketika dirinya ikut terjun menggeledah Pelindo II, Jumat 28 Agustus 2015 lalu. Saat itu, jelasnya, Kalla bertanya mengapa penyidik menggeledah Pelindo II. Buwas menjawab bahwa yakin bukan hanya 100 persen, tapi 1000 persen ada tindak pidana di dalam kasus tersebut.


Baca juga
Search pelindo Dirut Pelindo II Diperiksa Oleh KPK
Foto Setya Novanto Bareng Donald Trump Saat Kampanye Capres Menjadi Bahan Olokan Netizen di Tanah Air

Yang pasti, Buwas menegaskan, kasus ini akan dilanjutkan. Saat ini baru Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo II Ferialdy Nurlan yang ditetapkan menjadi tersangka. Namun, Buwas menegaskan, akan ada tersangka lain dalam kasus ini. “(Penetapan tersangka) ini menjadi pintu masuk bagi kami,” katanya.

Dia mengatakan, Bareskrim sudah memeriksa sejumlah saksi di kasus Pelindo II. Dokumen sudah disita, termasuk saat penggeledahan. “Ada kopian audit internal,” tegasnya.

Menurut Buwas, prosedur pengadaan mobil crane tersebut sama sekali tidak sesuai dengan aturan yang ada. Dia menegaskan, dokumen pembayaran melebihi pembiayaan sekitar Rp 45 miliar. “Kami sudah periksa teknis bahwa 10 mobil tidak produksi. Hasil koordinasi, kerugiannya sudah Rp 45 miliar,” terangnya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

DPR Usul Penambahan Jumlah Pimpinan, Marzuki Alie: Malu Punya Wakil Seperti Itu

DPR Usul Penambahan Jumlah Pimpinan, Marzuki Alie: Malu Punya Wakil Seperti Itu

Jakarta – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Marzuki Alie mengaku tidak mengerti dan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis