Home > Ragam Berita > Anang Iskandar akan Lanjutkan Penyidikan Kasus Pelindo Setelah Menjabat Kabareskrim

Anang Iskandar akan Lanjutkan Penyidikan Kasus Pelindo Setelah Menjabat Kabareskrim

Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Anang Iskandar, akan segera dilantik menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri pada Senin (7/9/2015) mendatang. Anang pun menegaskan akan terus melanjutkan penyelidikan terhadap kasus-kasus yang tengah dilakukan Kabareskrim sebelumnya, Komjen Budi Waseso, termasuk kasus korupsi di Pelindo II.
Anang Iskandar akan Lanjutkan Penyidikan Kasus Pelindo Setelah Menjabat Kabareskrim
“(Kasus Pelindo) harus lanjut, harus diproses,” ujar Anang di Jakarta, Sabtu (5/9/2015).

Meski belum resmi jadi Kabareskrim, Anang mengaku telah mengetahui bagaimana perkembangan kasus tersebut. Apalagi tersangka telah ditentukan, maka dari itu kasus ini harus segera diusut hingga tuntas.

“Intinya kasus yang masuk dalam penyidikan harus diproses. Kalau masuk ranah penyidikan, akan tetap berjalan,” kata dia.

Dalam update sebelumnya, pihak kepolisian sudah menetapkan Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo II, FN, sebagai tersangka. Budi Waseso, atau yang biasa disebut Buwas, mengatakan bahwa akan ada tersangka lainnya dalam kasus ini.


Baca juga
JK Pernah Minta Budi Waseso untuk “Tidak Menganggu” Pelindo II
Dirut Pelindo II Diperiksa Oleh KPK

Terkait langkah yang dilakukan polisi, Buwas menjamin masih berada di dalam koridor hukum. Ia mengatakan, kasus Pelindo II juga bisa “berperan” sebagai pintu masuk bagi penyidik untuk menguak dugaan tindak pidana lainnya.

“Tersangka awal yang kita tetapkan ini adalah pintu masuk kita ke kasus lain,” terang Buwas.

Buwas juga mengatakan, masih ada 67 kasus korupsi yang datanya sudah dipegang oleh Bareskrim Polri. Setelah dirinya lengser dari kursi Kepala Bareskrim Polri nanti, Budi akan meminta kepada penyidik Bareskrim untuk tetap melanjutkan pengusutan kasus-kasus itu.

“Saya berharap apa yang sudah kita rintis dalam penegakan hukum, apalagi yang belum selesai, harus tetap dijalankan. Masih ada 67 kasus korupsi, saya minta usut,” ujarnya. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Terkait Pidato 'Pribumi', Anies Baswedan Bakal Dilaporkan Pihak Berwajib

Heboh Soal Kata Pribumi, Ini Penjelasan Anies Baswedan

Jakarta – Usai pelantikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang kini menjabat sebagai gubernur membuat ...