Home > Ragam Berita > Kasus Wisuda Abal-Abal Terus Berlanjut, Kejaksaan Negeri Segera Adili Sang Rektor

Kasus Wisuda Abal-Abal Terus Berlanjut, Kejaksaan Negeri Segera Adili Sang Rektor

Medan – Kasus wisuda abal-abal yang beberapa waktu belakangan ini ramai diberitakan masih terus berlanjut. Update terbaru mengatakan bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan akan segera mengadili rektor dari kampus yang dipertanyakan legalitasnya tersebut.
Kasus Wisuda Abal-Abal Terus Berlanjut, Kejaksaan Negeri Segera Adili Sang Rektor
Pihak Kejari Medan dilaporkan memang akan segera melimpahkan berkas perkara kasus ijazah palsu terbitan University of Sumatera tersebut ke Pengadilan Negeri Medan. Pelimpahan kasus tersebut menandai segera dimulainya sidang pengadilan terhadap rektor kampus universitas tanpa izin itu.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Medan, Taufik, memastikan berkas kasus ijazah palsu dengan tersangka Rektor University of Sumatera, Marsaid Yusnar, saat ini dinyatakan lengkap dan tinggal menunggu waktu untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan.

“Jaksa sudah menyusun dakwaan secara lengkap karena dari seluruh berkas dan barang bukti sudah dinyatakan lengkap atau P21,” ujar Taufik, Selasa (29/9/2015). Namun Taufik belum bisa memastikan kapan waktu berkas tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan.

“Pokoknya dalam waktu dekat ini akan dilimpahkan. Kemungkinan awal Oktober pelimpahan dan bisa sidang,” ujarnya. Kejaksaan sudah menunjuk jaksa penuntut umum, Mirza Erwinsyah, untuk menangani kasus itu.

Marsaid dihadapkan ke meja hijau atas kasus penyelenggaraan pendidikan tanpa izin dan menerbitkan ijazah palsu. Dia ditangkap dari salah satu kantor di Jalan Gatot Subroto Medan, akhir Mei lalu. Dia ditetapkan sebagai tersangka penjual ijazah palsu yang diterbitkan kampus ilegal yang dia kelola sendiri bersama beberapa staf di beberapa tempat di Sumatera Utara.


Baca juga

Indonesia Tawarkan Bantuan Kepada Saudi Terkait Tragedi Mina

Marsaid yang tercatat sebagai warga Jalan Mesjid Taufik Medan/Jalan Satria Ujung, Perumahan Mekar Sari Blok B nomor 1 D, Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang ini mengaku bertitel doktor lulusan Amerika Serikat. Diduga, pria berusia 63 tahun ini sudah 12 tahun menjual ijazah palsu keluaran University of Sumatera. Kampus bodong itu tak pernah memiliki izin yang sah.

Marsaid mengklaim mengelola berbagai disiplin ilmu di kampusnya seperti Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Politik dan lain-lain. Kepada penyidik Kepolisian Resor Kota Medan, Marsaid, mengaku sudah menjual ribuan ijazah palsu dengan harga Rp 10 juta-40 juta per lembar. Gelar di ijazah yang dikeluarkan Marsaid serta tingkat strata pendidikan tergantung pemesan.

Dari penggerebekan polisi saat itu d itempat kerja Marsaid, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti mesin cetak, puluhan ijazah S2 palsu, transkip nilai palsu, uang hasil transaksi ijazah palsu Rp15 juta, brosur perkuliahan serta blangko ijazah S1 dan S2 yang masih kosong di 4 lokasi berbeda, di antaranya di rumah milik Marsaid.

Marsaid disebut sudah mengeluarkan 1.200 lebih ijazah palsu sejak universitas itu mulai beroperasi pada 2003. Dalam aksinya, Marsaid juga berkeliling menawarkan ijazah kepada para tokoh pemuda, guru hingga calon anggota DPR tanpa harus menjalani proses perkuliahan seperti umumnya mahasiswa. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Keluar dari Ruang Bareskrim, Sylviana Murni Sebut Pemanggilannya Keliru

Keluar dari Ruang Bareskrim, Sylviana Murni Sebut Pemanggilannya Keliru

Jakarta – Setelah menjalani pemeriksaan di Kantor Bareskrim Polri selama kurang lebih tujuh jam, calon ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis