Home > Hiburan > Profil Erkan Petekkaya, Pria Mapan Idaman Wanita Dalam Drama Turki Cansu dan Hazal

Profil Erkan Petekkaya, Pria Mapan Idaman Wanita Dalam Drama Turki Cansu dan Hazal

Jakarta – Bagi Anda penggemar serial drama Turki ‘Cansu dan Hazal’ pastinya sudah tahu sosok pria satu ini, Cihan si pria tampan yang sukses dalam bisnis tapi sangat baik dan rendah hati.

Profil Erkan Petekkaya, Pria Mapan Idaman Wanita Dalam Drama Turki Cansu dan Hazal

Dalam ‘Cansu dan Hazal’ Cihan diperankan oleh aktor Turki ternama Erkan Petekkaya. Erkan merupakan seorang aktor berkebangsaan Turki yang sudah mondar mandir di industri hiburan Turki, meski sering tampil mesra dengan berbagai wanita saat syuting, tapi nyatanya Erkan adalan sosok suami setia dengan satu anak.

Erkan lahir 11 Desember 1970 di Elazig, Turki, sukses menarik perhatian penonton televisi Turki sebagai aktor, diantaranya ‘Beyaz Gelincik’ (2005), ‘Öyle Bir Gecer Zaman ki’ (2010) dan ‘Dila Hanim’ (2012), sekarang, ‘Paramparca’ atau Cansu dan Hazal sudah masuk season 2.

Dalam Canzu dan Hazal Erkan memerankan karakter Cihan yang bijaksana, baik, dan sangat kaya raya. Cihan adalah ayah dari Hazal dan Ozan, hubungannya dengan sang istri, Dilara harus kandas karena Dilara sangat sibuk berbisnis dan bergaul bersma teman sosialitanya, kemudihan Cihan jatuh hati pada Gulseren yang diperankan oleh Nurgul Yesilcay. (Dwi Kristyowati – harianindo.com)

x

Check Also

Netizen Penasaran Dengan Pria Yang Mendampingi Aura Kasih di Acara Award

Netizen Penasaran Dengan Pria Yang Mendampingi Aura Kasih di Acara Award

Jakarta – Penyanyi Aura Kasih belum terlihat mempunyai kekasih baru sejak putus dengan penyanyi Glenn ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis