Home > Ragam Berita > Demi Bisa Bernafas, Warga Riau Rogoh Kocek Rp 65 Ribu Untuk Membeli Tabung Oksigen

Demi Bisa Bernafas, Warga Riau Rogoh Kocek Rp 65 Ribu Untuk Membeli Tabung Oksigen

Pekanbaru – Tidak membaiknya kualitas udara di Pekanbaru, Riau, membuat warga merasa tak cukup menggunakan masker saja. Mereka yang merindukan udara segar mulai berburu oksigen yang dijual di apotek dan toko alat kesehatan.

Demi Bisa Bernafas, Warga Riau Rogoh Kocek Rp 65 Ribu Untuk Membeli Tabung Oksigen

Menurut Anwar, pemilik Toko Plus Medika di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, sudah beberapa hari tempat usahanya diramaikan warga yang mencari oksigen, baik yang portable maupun tabung isi ulang.

“Yang paling laku itu adalah oksigen portable merek Oxycan. Setiap hari, ada 30 lebih oksigen jenis ini laku. Belum lagi tabung isi ulang yang biasanya digunakan oleh rumah sakit untuk pernapasan,” sebut Anwar saat ditemui di tokonya, Rabu (7/10/2015).

Tabung portable, sebut Anwar, bisa dipakai di mana saja karena bentuknya praktis. Setiap kotak, ada 6 tabung kecil dan bisa di bawa ke mana saja.

“Setiap kotak dijual Rp 65 ribu. Pemakaiannya tinggal dipencet tombolnya dan dihirup melalui mulut. Ini yang banyak dicari warga sejak Pekanbaru diselimuti kabut asap. Kalau hari biasa atau sewaktu tidak ada kabut asap, hanya orang tertentu saja yang mencarinya,” ungkap Anwar.

Untuk tabung oksigen isi ulang, Anwar menjual lebih murah yaitu Rp 35 ribu. Tabung ini juga laku keras karena hampir setiap hari warga Pekanbaru mencarinya.

“Biasanya tabung jenis ini hanya digunakan di rumah sakit. Dengan adanya kabut asap ini, banyak warga yang membeli untuk dipakai di rumah,” ungkap Anwar.

Di satu sisi, tambah Anwar, kabut asap memberi keuntungan bagi usahanya. Namun dia berharap bencana ini segera selesai, sehingga tidak ada lagi korban berjatuhan karena asap.

Pantauan di Jalan Ahmad Yani yang menjadi pusat apotek dan penjual alat kesehatan di Pekanbaru, banyak warga berdatangan. Mereka mencari oksigen karena pemerintah belum mampu menyediakannya secara gratis.

“Gimana lagi, terpaksa mengeluarkan uang sendiri karena pemerintah belum menyediakan. Tapi nggak apa-apa, yang penting saya tidak kena penyakit karena menghirup udara dengan kualitas berbahaya,” kata seorang warga, Anggi, di Pekanbaru.

Ibu rumah tangga ini membeli beberapa kotak tabung oksigen merek Oxycan yang akan dibagikan ke keluarganya yang tinggal di Jalan Teratai Pekanbaru.

“Distok untuk beberapa hari. Ini untuk anak dan keluarga lainnya. Nanti dipakai di rumah saja supaya kami tidak lagi menghirup udara berbahaya. Pasalnya, asap sudah mulai masuk ke rumah,” pungkas Anggi. (Dwi Kristyowati – harianindo.com)

x

Check Also

Ditemukan Dokumen Daftar Gaji Tentara ISIS, Ternyata Mereka Dibayar Segini

Ditemukan Dokumen Daftar Gaji Tentara ISIS, Ternyata Mereka Dibayar Segini

Jakarta – Setelah kekalahan ISIS dibeberapa wilayah Irak, khususnya Mossul, ada banyak rahasia dan dokumen ...