Home > Gaya Hidup > Mengapa Ada Wanita Yang Menangis Usai Berhubungan Badan ?

Mengapa Ada Wanita Yang Menangis Usai Berhubungan Badan ?

Jakarta – Ketika seseorang mencapai puncak kenikmatan dalam bercinta, kebahagiaan yang seharusnya dirasakan. Sesi bercinta membuat oksitosin meningkat drastis dan mengaliri seluruh tubuh termasuk otak. Dengan tingginya tingkat oksitosin atau hormon cinta, euforia dan bahagia yang biasanya akan muncul.

Mengapa Ada Wanita Yang Menangis Usai Berhubungan Badan ?

Namun pada kondisi tertentu, orgasme justru bisa mendatangkan air mata. Kondisi yang dinamakan postcoital dysphoria (PCD) ini ditandai dengan timbulnya kegelisahan, depresi, sedih bahkan keagresifan. Beberapa wanita dilaporkan pernah mengalami kondisi pasca bercinta ini.

Berdasarkan studi yang dilakukan terhadap 230 wanita, 46 persennya mengaku pernah mengalami depresi setelah berhubungan seks. Bahkan lima persennya merasakan hal tersebut beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir. Apa yang terjadi?

Kondisi ini memang tidak terjadi pada semua wanita setiap kali usai bercinta. Jika seseorang mengalami PCD, bukan berarti hubungan asmara Anda dan pasangan bermasalah, tingkat kedekatan emosional Anda berdua rendah atau performa seks yang kurang hebat.

“Hipotesa kami berhubungan dengan kesadaran diri. Keintiman seksual seringkali menyebabkan seseorang jadi tak sadarkan diri secara emosional,” ujar Robert Schweitzer, Ph.D., penulis penelitian seperti dikutip dari Shape.

Kehilangan logika dan kesadaran diri itulah yang jadi penyebab wanita menangis, meskipun tidak ada masalah yang cukup berarti dalam kehidupan seksualnya. Seks, merupakan aktivitas yang telah membuat ‘teritori’ Anda yang paling pribadi telah dimasuki oleh orang lain. Anda jadi memandang diri sendiri secara berbeda, baik dalam perspektif yang negatif maupun positif.

Kondisi ini juga bisa terjadi ketika wanita merasa insecure dengan dirinya sendiri. Bagi wanita yang hubungan emosionalnya dekat dengan suami dan tahu benar apa yang mereka butuhkan, PCD mungkin bukan masalah besar.

Namun lain hal nya jika ia seorang wanita dengan kondisi mental rapuh atau punya kepribadian sensitif. PCD yang terjadi terus menerus bisa menjadi problema berat.

“Pada seseorang dengan tingkat kepercayaan diri yang rapuh, mungkin bisa jadi masalah serius,” ucap Robert.

Untuk mengatasi PCD, langkah paling awal yang bisa dilakukan adalah mengenali kondisi seperti apa yang bisa membuat Anda stres atau insecure. Misalnya tidak percaya diri dengan bentuk tubuh, pernah dikhianati atau memiliki kondisi emosional yang labil. Jika PCD terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Tapi perlu diketahui bahwa menangis setelah bercinta adalah kondisi normal yang bisa terjadi pada setiap wanita, selama frekuensinya tidak terlalu sering. (Dwi Kristyowati – harianindo.com)

x

Check Also

Waspada! Efek Pornografi Ternyata Lebih Merusak Daripada Narkoba

Waspada! Efek Pornografi Bagi Anak-Anak Ternyata Lebih Merusak Daripada Narkoba

Depok – Bila Anda berpikir bahwa bahaya narkoba adalah yang menjadi perhatian utama untuk diwaspadai, ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis