Home > Hiburan > DJ Una Tak Masalah Tampil Dikawasan Penuh Lelaki Hidung Belang

DJ Una Tak Masalah Tampil Dikawasan Penuh Lelaki Hidung Belang

Jakarta – Sebagai seorang disc jockey (DJ), Putri Una Astari atau akrab disapa DJ Una, memang kerap menerima tawaran untuk tampil di klub malam. Di kota besar di Indonesia, klub malam juga terdapat di area lokalisasi yang lekat dengan dunia prostitusi.

DJ Una Tak Masalah Tampil Dikawasan Penuh Lelaki Hidung Belang

Namun, DJ Una sama sekali tak risih tampil menghibur di kawasan prostitusi. Justru, hal itu dijadikannya sebuah tantangan. “Aku kalau tampil ya tampil saja. Nggak pernah pilih-pilih di lokasi ini, itu,” ucap DJ Una saat ditemui di Hotel Newton, Lokasari, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Sebagai seorang entertainer, DJ Una juga membutuhkan jam terbang untuk menghibur penonton. Karena itu, ia pun ingin merasakan tampil di banyak tempat, termasuk kawasan yang penuh dengan pria hidung belang.

“Selama itu untuk menggali kemampuan bermusik, kenapa nggak,” tandas perempuan yang sempat tampil berakting di film Rock N Love ini.

DJ Una juga ingin mengubah paradigma masyarakat yang menilai dunia malam lekat dengan hal negatif. Termasuk, pekerjaannya sebagai DJ yang harus keluar masuk klub malam.

“Nggak semua kok dunia malam identik dengan yang seperti itu (negatif). Kalau kitanya positif, nggak akan terjadi sesuatu yang gimana-gimana kok sama kita,” ujar DJ Una. (Dwi Kristyowati – harianindo.com)

x

Check Also

Diberitakan Nikah Siri dan Tengah Hamil, Ini Kata Umi Pipik

Diberitakan Nikah Siri dan Tengah Hamil, Ini Kata Umi Pipik

Jakarta – Setelah lama tidak terdengar kabarnya dan tidak pernah terlihat di televisi, Pipik Dian ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis