Home > Ragam Berita > Ancaman Hukuman Kebiri Membuat Predator Anak Ini Jadi Ciut Nyalinya

Ancaman Hukuman Kebiri Membuat Predator Anak Ini Jadi Ciut Nyalinya

Jakarta – Maskur terlihat tegang saat ditemui oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise. Ia patut tegang. Sebab, Maskur adalah seorang tersangka pencabul anak, yang menurut polisi, sudah mencabuli 15 orang bocah yang semuanya adalah laki-laki.
kasus, kriminal, pencabulan, predator, kejahatan seksual, anak-anak, hukuman kebiri
Dalam pertemuan yang berlangsung di Polda Metro Jaya, pada Senin (2/11/2015) kemarin itu, Yohana mengungkapkan bahwa ancaman hukuman bagi pelaku pencabulan adalah kebiri.

“Gak mau saya dikebiri. Saya merasa berdosa,” ucap Maskur dengan kepala menunduk takut.

Kepada “predator” itu, Yohana mengancam akan memasukkan nama Maskur ke dalam daftar tersangka kejahatan seksual terhadap anak yang menerima hukuman kebiri. Hal ini dijamin akan terjadi bila Maskur terbukti melakukan perbuatan tersebut.

“Saya cuma ajak tiga anak itu. Saya enggak bohong,” kata Maskur dengan nada semakin menciut.

Berbeda dengan pengakuan Maskur, data dari pihak kepolisian mengatakan bahwa pria 34 tahun itu telah mencabuli 15 orang bocah laki-laki. Meski demikian, Maskur tetap menampik tuduhan tersebut.

“Beneran Bu. Saya cuma melakukan ke anak laki-laki. Biar ditembak mati kalau saya bohong,” ujar Maskur. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Proyek Reklamasi, Amien Rais : "Kita Dibodohi Sama Ahok"

Proyek Reklamasi, Amien Rais : “Kita Dibodohi Sama Ahok”

Jakarta – Mantan Ketua MPR, Amien Rais kembali ‘menyerang’ mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis