Home > Ragam Berita > Gara-gara Larang Gojek, Menteri Jonan Kini Disamakan Dengan Soeharto

Gara-gara Larang Gojek, Menteri Jonan Kini Disamakan Dengan Soeharto

Jakarta – Berita pelarangan ojek online beroperasi oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, ternyata juga ikut disesalkan oleh anggota DPR RI Adian Napitupulu. Ia lalu menyamakan pelarangan ojek online ini dengan kebijakan pada masa Orde Baru.

“Saya jadi teringat bagaimana Soeharto dulu meringkus becak dan Angling Darma (Angkutan Lingkungan dari Masyarakat), yakni hasil modifikasi antara becak dan motor. Saat itu pemerintahan Soeharto segera membuat larangan dan menangkapi Angling Darma dengan berbagai alasan,” kata Adian saat diwawancarai, Jumat (18/12/2015).

Adian Napitupulu yang pada saat itu adalah aktivis 98, menilai kebijakan yang dilakukan oleh Jonan tersebut sama dengan apa yang telah dilakukan oleh Soeharto, yakni anti kreativitas dan inovasi serta berlaku sewenang-wenang dengan kekuasaan yang dipegangnya.

“Jika memang peraturan itu menghambat kemajuan, seharusnya Jonan justru mendorong dibuatnya peraturan baru untuk membuka ruang bagi munculnya inovasi lainnya selain ojek online,” imbuhnya.

Adian menambahkan, jika tidak siap pada perkembangan zaman dan kemajuan teknologi saat ini, Jonan pantas untuk dikeluarkan dari kabinet Jokowi-Jusuf Kalla.
(Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Perusahaan Pemenang Tender Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan UPS

Perusahaan Pemenang Tender Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan UPS

Jakarta – Bareskrim Polri menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) ...