Home > Gaya Hidup > Hati-hati, Pecandu Kopi akan Mengalami Dampak Buruk Ini

Hati-hati, Pecandu Kopi akan Mengalami Dampak Buruk Ini

Jakarta – Kopi merupakan salah satu minuman yang sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Kita bisa dengan mudah menemukan minuman ini dimana saja, dan minuman ini pun digemari oleh masyarakat dari banyak kalangan, baik itu orang tua, anak muda, pria, dan wanita.

Kegemaran masyarakat Indonesia terhadap kopi sampai memunculkan sebuah sugesti bahwa jika belom “ngopi”, maka dirinya akan ngantuk dan tidak semangat bekerja. Jika sampai demikian, maka anda sudah bisa masuk ke dalam pecandu kopi.

Menurut sebuah studi yang diterima oleh redaksi Harian Indo (Rabu, 23/12/2015), berikut ini dampak negatif bagi kesehatan yang bisa muncul akibat kecanduan kopi.

1. Imsomnia
Efek insomnia, atau sulit tidur, disebabkan oleh pengaruh kafein yang sangat tinggi pada kopi.

2. Sakit Kepala
Kopi juga dapat menyebabkan sakit kepala berkepanjangan. Hal ini dikarenakan asupan kafein terlalu banyak di dalam tubuh dan otak.

3. Gangguan Pencernaan
Mengkonsumsi kopi secara berlebihan juga dapat memicu terjadinya sakit perut, mules, dan mual. Hal tersebut disebabkan oleh peningkatan asam lambung.

4. Gigi berwarna kuning
Konsumsi kopi secara berlebih dapat pula merubah warna gigi menjadi kuning.

5. Gangguan penglihatan
Efek selanjutnya dari asupan kafein berlebih adalah bisa merusak penglihatan. Gangguan ini lebih sering disebut dengan istilah “Exfoliation Gloucoma”.

6. Kecanduan
Dampak yang satu ini mungkin serupa dengan kecanduan narkoba. Badan menjadi tidak nyaman, lemah atau lemas ketika belum mengkonsumsi kopi. Pasalnya, kopi dianggap mampu memberikan efek menambah tenaga dan semangat, sehingga bila tidak mengkonsumsinya, maka tubuh seakan-akan menjadi lemas.

(Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Apa Benar Timun Dapat Atasi Tekanan Darah Tinggi?

Apa Benar Timun Dapat Atasi Tekanan Darah Tinggi?

Jakarta – Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat. ...