Home > Gaya Hidup > Apa Benar Perayaan Maulid Nabi Termasuk Bid’ah ?

Apa Benar Perayaan Maulid Nabi Termasuk Bid’ah ?

Jakarta – Perayaan Maulid Nabi diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam metode penanggalah Hijriyah. Perayaannya adalah tradisi yang berkembang di dalam masyarakat Muslim jauh setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Secara substansi, peringatan tersebut adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada sang nabi besar. Perayaan Maulid Nabi diketahui pertama kali diadakan pada jaman Sultan Salahuddin Al-Ayyubi.

Sang sultan kala itu membuat perayaan Maulid dengan tujuan membangkitkan semangat umat islam yang telah padam untuk kembali berjihad dalam membela islam pada masa Perang Salib.

Kaum Muslimin terpecah dalam menyikapi Maulid Nabi. Beberapa kaum ulama yang berpaham Salafi dan Wahhabi yang tidak merayakannya karena menganggap perayaan Maulid Nabi merupakan sebuah bid’ah, yaitu kegiatan yang bukan merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW juga karena termasuk tasyabbuh (meniru-niru) kebiasaan orang kristen dalam merayakan natal.

Mereka berpendapat bahwa kaum Muslim yang merayakannya keliru dalam menafsirkannya sehingga keluar dari esensi kegiatannya.

Meski demikian, menurut Cendikiawan Muslim Prof. Muhammad Quraish Shihab, perayaan Maulid Nabi merupakan suatu kegiatan yang baik sehingga bukan hal yang buruk untuk dilakukan.

Hal tersebut diungkapkan Quraish saat menjawab pertanyaan soal Maulid Nabi Bidah atau tidak dalam acara Tafsir Al Misbah edisi Maulid Nabi 2014 di Metro TV.

“Apakah hukum Maulid Nabi Muhammad SAW itu? saya pernah membaca riwayat Ahmad berkata barang siapa mengikuti suatu kaum maka dia adalah bagian dari mereka. Apakah hukum Maulid Nabi SAW itu bidah atau tidak? Sedangkan di zaman Rasul tidak ada peringatan Maulid Nabi, mohon penjelasannya,” tanya seorang mahasiswa dari Universitas Al-Azhar Jakarta.

“Apakah semua yang tidak dikerjakan Nabi itu terlarang? Nabi tidak menulis Alquran, apakah itu Bidah? apa itu terlarang? ulama mengatakan apakah yang tidak dilakukan Nabi itu terlarang apa karena motivasinya belum ada? atau alatnya enggak ada? masa Nabi orang shalat Tarawih di rumah tidak di mesjid, apa itu bidah? akhirnya ada yang berkata bidah sesuatu yang baru itu ada yang baik ada yang buruk? yaudah jangan sebut maulid nabi bidah yang buruk,” jelas Quraish. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Hati-Hati, Ini Akibatnya Bila Terlalu Sering Begadang

Hati-Hati, Ini Akibatnya Bila Terlalu Sering Begadang

Jakarta – Bagi mereka yang tinggal di perkotaan, gaya hidup dan tuntutan pekerjaan tidak jarang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis