Home > Ragam Berita > Jelang Natal Warga Manado Berdesakan Berebut Daging Babi

Jelang Natal Warga Manado Berdesakan Berebut Daging Babi

Manado – Sehari menjelang Hari Natal yang jatuh pada 25 Desember 2015 besok, pusat perbelanjaan dan swalayan di kota Manado dipenuhi oleh pengunjung. Bahkan, kemacetan kendaraan pun terjadi di kawasan parkir swalayan tersebut.

Hal ini terlihat di Fresh Mart Superstore, Kamis (24/12/2015) pagi. Baru dibuka sekitar lima belas menit, swalayan yang berada di Bahu Mall itu langsung dipadati oleh puluhan pengunjung.

Banyaknya pembeli yang datang tak sebanding dengan ketersediaan ruang yang ada. Hampir setiap pembeli yang datang membawa troli membuat jalur dalam swalayan tersebut menjadi penuh sesak.

Bagian terparah ada di konter daging babi. Warga berdesak-desakan di situ. Mereka yang sudah mendapatkan daging tersebut sulit keluar dari kerumunan pembeli lainnya.

Demikian pula yang baru datang, butuh perjuangan untuk menerobos masuk agar bisa merapat ke etalase. Padatnya pembeli membuat pramuniaga ‘pork counter’ ini kerepotan.

Dengan kondisi saling berdesak-desakan ini, membuat tensi pembeli menjadi menihgkat. Bahkan, beberapa orang sempat melakukan adu mulut berebut kesempatan mendapatkan daging babi terlebih dahulu.

“Tidak apa-apa berdesakan, yang penting bisa beli semua kebutuhan Natal besok. Daging dan bumbu sudah, tinggal buah untuk salad),” ujar salah satu warga yang berdesak-desakan.
(Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Ternyata Bukan Pertama Kalinya Mobil Jokowi Mogok

Ternyata Bukan Pertama Kalinya Mobil Jokowi Mogok

Jakarta ā€“ Mobil Kepresidenan RI-1, Mercedes-Benz S600 Guard, yang ditumpangi Presiden Joko Widodo dan Ibu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis