Home > Teknologi > Tak Selamanya Buruk, Ini Dampak Positif Bermain Game 3D

Tak Selamanya Buruk, Ini Dampak Positif Bermain Game 3D

Jakarta – Sebagian orang menganggap permainan video game dapat merusak otak, bahkan beberapa orang tua telah melarang anak-anaknya bermain video game sebab itu. Namun, beberapa pakar ilmu kognitif dan psikologi mulai memperdebatkan perihal tersebut.

Menurut mereka, tidak semuanya berdampak negatif untuk otak. Salah satu contohnya adalah bermain game tipe “first person shooter game” dengan grafis 3D, yang mana pemain diharuskan untuk selalu sigap dan bergerak cepat ketika secara tiba-tiba menghadapi musuh.

Menurut pantauan harianindo.com yang mengutip dari studi Journal of Neuroscience, Kamis (31/12/2015), beberapa ilmuwan telah melaporkan bahwa mereka yang bermain video game dengan grafis 3D diyakini akan tampil lebih baik dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.

Menurut mereka, permainan berbasis 3D tersebut, dapat memperkuat fungsi dalam “hippocampus”, yakni struktur otak yang terkait dengan daya ingat. Tidak hanya itu saja, mereka yang bermain video game 3D akan tampil lebih baik dalam uji daya ingat dibanding mereka yang hanya bermain vidoe game berbasis 2D.
(Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

KPU DKI Harus Awasi Secara Ketat Pendataan DPT Pilgub Putaran Dua

KH Cholil Nur Berharap Putaran Kedua Pilgub DKI Aman dan Damai

Jakarta – Pilkada putaran kedua DKI Jakarta akan digelar kembali pada 19 April 2017 diharapkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis