Home > Travel & Kuliner > Awas, Penjual Nakal Campur Sate Kambing Dengan Daging Anjing

Awas, Penjual Nakal Campur Sate Kambing Dengan Daging Anjing

Jakarta – Sate merupakan salah satu menu makanan yang paling digemari masyarakat Indonesia. Biasanya bahan dasar yang digunakan untuk sate ialah daging ayam, kambing, sapi atau kelinci. Namun belakangan ini beredar kabar menghebohkan, dimana ditemukan banyak pedagang sate nakal yang mencampur daging kambing dengan daging anjing.

Berdasarkan pengamatan tim Harian Indo, Selasa (5/1/2016), kabar ini tentu saja meresahkan umat muslim, pasalnya anjing merupakan daging yang diharamkan. Selain itu daging anjing juga berbahaya untuk kesehatan dan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit seperti kolera, radang saluran tenggorokan, hingga rabies.

Lantas bagaimana cara membedakan sate kambing yang telah dioplos dengan daging anjing. Yuk simak beberapa tipsnya berikut ini:

– Jika harga sate terlalu murah, sebaiknya Anda harus curiga dan waspada.

– Pastikan sebelum membeli sate, Anda cek dulu kondisi daging sebelum dibakar. Biasanya daging anjing yang masih mentah warnanya terlihat lebih pucat.

– Belilah sate di tempat langganan yang sudah terpercaya dan Anda kenal baik.

– Cara paling aman adalah dengan memasak sate sendiri di rumah.

Berikut adalah sebuah video pengakuan salah seorang penjual sate nakal yang mengoplos daging kambing dengan daging anjin, yang ditayangkan oleh iNews TV:

(Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Resep Tongseng Kambing Khas Solo yang Lezat

Resep Tongseng Kambing Khas Solo yang Lezat

Jakarta – Menu makanan yang pas setelah perayaan Hari Raya Idul Adha adalah menu makanan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis