Home > Ragam Berita > Nasional > Terkait Malpraktik Chiropractic First, Tindakan dr Randall Cafferty Tergolong Kriminal

Terkait Malpraktik Chiropractic First, Tindakan dr Randall Cafferty Tergolong Kriminal

Jakarta – Kasus dugaan malpraktik yang dilakukan oleh dr Randall Cafferty dan mengakibatkan tewasnya Aliya Siska Nadiya usai menjalani rangkaian terapi di Chiropractic First Pondok Indah Mall, dianggap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) lebih cocok disebut sebagai tindak kriminal.

Terkait Malpraktik Chiropractic First, Tindakan dr Randall Cafferty Tergolong Kriminal

Seperti dilansir dari detik.com, Jumat (8/1/2016), Prof dr I oetama Marsis, SpoOG (K) selaku ketua Umum IDI mengungkapkan bahwa dr Randall Cafferty tidak mengantongi izin praktek dokter di Indonesia. Jadi apa yang dilakukannya bisa dibilang sebagai praktik gelap yang merupakan sebuah tindak kriminal dan bukan lagi malpraktik.

“Dalam kedokteran modern, malpraktik merupakan tindakan yang tidak mengikuti prosedur operasional dari kedokteran modern. Tapi pada kasus Randall, kami anggap dia tidak melakukan praktik gelap. Sehingga, dia tidak melakukan malpraktik tapi melakukan suatu tindakan kriminal terhadap pasien,” jelaf Prof Marsis di Kantor IDI, Jakarta, Jumat (8/1).

Menurut Prof. Marsis, hingga saat ini chiropractic di Indonesia masuk ke dalam bentuk pengobatan tradisional yang pengaturannya berada di bawah wewenang Kementerian Kesehatan. Sementara untuk menjadi seorang chiropractor, tidak harus seorang dokter. Akan tetapi jika seorang chripractor tersebut berprofesi sebagai dokter, maka dia harus memiliki izin praktik di Indonesia.


Baca juga:

Klinik Chiropractic First Di Jakarta Diduga Telah Lakukan Malapraktik

“Hingga saat ini pihak Kementerian Kesehatan belum pernah menerbitkan Surat Tanda Registrasi (STR) untuk dokter asing agar bisa membuka praktik di Indonesia, kecuali STR sementara yang diperuntukkan sebagai ahli teknologi, penanggulangan bencana alam, ataupun keperluan riset,” pungkasnya. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Mensos Imbau Kader NU Bisa Menghargai Perbedaan Pilhan saat Pilgub

Mensos Imbau Kader NU Bisa Menghargai Perbedaan Pilhan saat Pilgub

Jakarta – Kader Nahdlatul Ulama (NU) yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sosial, Khofifah Indar ...