Home > Ragam Berita > Nasional > Mualaf Di Yogyakarta Mendapat Tantangan Berupa Penolakan Keluarga

Mualaf Di Yogyakarta Mendapat Tantangan Berupa Penolakan Keluarga

Yogyakarta – Menjadi mualaf memang tidak semudah yang diperkirakan. Beberapa hal yang didapati oleh para mualaf setelah mereka berpindah agama menjadi islam adalah seperti contoh dijauhi atau ditentang oleh keluarga, terutama bagi keluarga yang saklek dan tak mau menerima agama lain.

Mualaf Di Yogyakarta Mendapat Tantangan Berupa Penolakan Keluarga

Hal tersebut tampaknya juga berlaku di Daerah Istimewa Yogyakarta. Seperti saat diliput tim Harianindo, Sabtu (9/1/2016), salah satu pengurus Yaysan Ukhuwwah Muallaf (YAUMU), Diah J E Palupi, mengatakan bahwa beberapa orang mualaf mendapatkan dampak pada putusnya hubungan, terusir dari keluarganya, dipeat dari tempat kerjanya, dan yang paling parah adalah mendapat ancaman yang menyangkut keselamatan jiwa.

Yayasan Ukhuwah Muallaf sendiri saat bersama dengan beberapa mitranya sedang membina 228 mualaf yang terdapat di berbagai daerah di Jawa Tengah, yakni di Sleman 132 orang, Bantul 22 orang, Kutoarjo 53 orang, dan Kulonprogo sebanyak 21 orang. Diah mengugkapkan bahwa sebagai sebuah bentuk lembaga sosial dan dakwah yang memfokuskan diri pada kaum mualaf dan dhuafa, maka permasalahan-permasalahan tadi terus diupayakan untuk dicarikan jalan keluarnya. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Ketua Umum DPP FPI Nilai Polisi Tidak Berlaku Adil

Ketua Umum DPP FPI Nilai Polisi Tidak Berlaku Adil

Jakarta – FPI bereaksi terhadap bentuk ketidakadilan hukum di Indonesia. Hal tersebut diakibatkan laporan Sukmawati ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis