Home > Ragam Berita > Nasional > Kerap Bertingkah Aneh, Kevin Aprilio Diduga Terpengaruh Aliran Sesat

Kerap Bertingkah Aneh, Kevin Aprilio Diduga Terpengaruh Aliran Sesat

Sleman – Salah satu pelajar yang masih duduk di bangku SMA kelas 1 di daerah Sleman, Kevin Aprilio, menghilang dari rumahnya dan tak kunjung pulang. Atas hilangnya anaknya itu, ibunda Kevin langsung melaporkannya kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kerap Bertingkah Aneh, Kevin Aprilio Diduga Terpengaruh Aliran Sesat

Seperti saat ditemui tim Harianindo, Minggu (10/1/2016), nenek Kevin, Maria, mengatakan bahwa pada mulanya ayahnya memnita izin untuk mengajak Kevin berunjung ke rumah kakeknay yang ada di Bima, namun, sejak saat itu, dirinya tak bisa dihubungi lagi. Namun, saat itu keluarga Kevin menemukan sepucuk surat yang ditujukan kepada Gerakan Fajar Nusantara (Gafajar) yang terdapat di Yogyakarta.

Maria mengungkapkan bahwa keluarga tak menaruh curiga pada ayah Kevin karena meski telah berpisah sejak 2008, ayahnya sering berkunjung ke rumah dan mengajak Kevin pergi.

Maria menuturkan bahwa dirinya dan anaknya memang berbeda agama, namun dirinya kerap meminta mereka untuk rajin beribadah, namun Kevin yang biasanya dikenal rajin sholat dan beribadah itu pada belakangan ini megatakan kalau sholat itu tidak wajib.

Maria pun percaya bahwa Kevin telah dicuci otaknya oleh sang ayah yang memang menjadi pengurus di gerakan frontal tersebut. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Jelang Aksi 313, Jokowi Panggil Ketua MUI Ke Istana

Jelang Aksi 313, Jokowi Panggil Ketua MUI Ke Istana

Jakarta – Pada Kamis (30/3/2017) hari ini, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis