Home > Ragam Berita > Nasional > Tak Berlabel SNI, TV Buatan Pria Lulusan SD Ini Diberangus Kejari

Tak Berlabel SNI, TV Buatan Pria Lulusan SD Ini Diberangus Kejari

Karanganyar – Malang benar nasib dari Muhammad Kusrin, warga Dusun Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar. Pada tahun lalu barang-barang televisi ciptaannya disita oleh polisi dan pada hari Senin (11/1/2016) kemarin barang bukti yang disita berupa tv 14 dan 17 inch dimusnahkan oleh pihak Kejaksaan Negeri Karanganyar.

Tak Berlabel SNI, TV Buatan Pria Lulusan SD Ini Diberangus Kejari

Muhammad Kusrin merupakan lulusan SD yang bekerja untuk merakit alat elektronik. Karena sudah terbiasa dan ahli di bidangnya itulah dirinya memproduksi pesawat televisi selama setahun terakhir.Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Teguh Subroto, mengatakan kepada wartawan bahwa kasus ini cukup unik karena terdakwa hanya lulusan SD tapi bisa merakit TV dan menjual secara kuantitas banyak.

TV hasil rakitan Kusrin sendiri dijual dengan harga tak sampai 1juta rupiah yang dijualnya di Solo ataupun Yogyakarta. Atas kasus ini, Kusrin didakwa telah melanggar pasal 120(1) jo Pasal 53 (1) huruf b UU RI no. 3/2014 terkait dengan perindustrian dan Pasal 120 (1) jo Pasal 53 (1) huruf b UU RI No. 3/2014 tentang Perindustrian. Atas pelanggaran itulah Kusin telah diputuskan bersalah dan dihukum denga vonis selama 6 bulan kurungan dengan masa percobaan 1 tahun serta denda 2,5 juta. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Istri Terduga Pelaku Bom Masih Diperiksa Pihak Berwajib

Istri Terduga Pelaku Bom Masih Diperiksa Pihak Berwajib

Jakarta – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia belum bisa memastikan bahwa pelaku peledakan bom bunuh ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis