Home > Ragam Berita > Nasional > Dihadapan Polisi, Bocah SMP Ini Mengaku Telah Dicabuli Tante 49 Tahun

Dihadapan Polisi, Bocah SMP Ini Mengaku Telah Dicabuli Tante 49 Tahun

Sawahlunto – Jika awamnya kasus pencabulan dilakukan oleh seorang pria berumur terhadap remaja atau bocah perempuan, apa yang terjadi di Sawahlunto, Sumatera Barat, justru kebalikannya. Seorang bocah laki-laki SMP melapor ke polisi gara-gara sudah dicabuli orang seorang tante-tante.
Dihadapan Polisi, Bocah SMP Ini Mengaku Telah Dicabuli Tante 49 Tahun
Dilansir dari Posmetro.info, Rabu (13/1/2016), remaja SMP tersebut, sebut saja Doni (15), menjadi korban pelampiasan nafsu bejat dari seorang perempuan berstatus janda, sebut saja Mawar (49). Entah karena sudah tak lama merasakan kenikmatan seksual atau alasan lainnya, Mawar memaksa Doni untuk melayaninya.
Tempat yang dipilih pun tak awam, yakni di pinggir sungai di sekitar tempat tinggal mereka. Kejadian ini berlangsung pada 26 Desember 2015 lalu.

Meski mengaku juga sempat menikmati goyangan setan dari Mawar, Doni tetap melaporkan perempuan tersebut ke polisi. Ia merasa bahwa keperjakaannya telah direnggut paksa oleh Mawar

“Saya dicabuli pak,” ujar Doni di kantor polisi.

Mendengar laporan Doni, petugas jelas bingung. Sebab, laki-laki melapor sebagai korban pencabulan merupakan satu kejadian yang sangat langka.

“Langka benar. Baru sekarang ada lelaki yang lapor jadi korban pencabulan. Anehnya lagi, pas ditanya dipaksa, disebut tidak. Ikut menikmati, bahkan aktif juga grepe-grepe tubuh sang tante,” terang Kasatreskrim Polres Sawahlunto, AKP Heri, Sabtu (2/1/2016).

Di depan polisi, DOni menceritakan bahwa pada suatu malam, dirinya dimintai tolong Mawar untuk menemani buang air di sungai yang gelap. Tanpa pikiran aneh-aneh, Doni pun menyanggupi.

Setelah sampai di pinggir sungai, bukannya buang air, Doni justru diajak menonton film dewasa di HP si tante girang itu. Tentu saja, Doni tidak menolak.

Sedang asik menonton, tiba-tiba Mawar melepas bajunya dan menawarkan untuk berhubungan intim. Doni, yang nafasnya sudah kembang kempis selepas melihat film dewasa, tak kuasa menahan ajakan Mawar.

“Saya hilang kendali dan melakukannya tanpa paksaan. Malah, ikut aktif menikmati tubuh tante,” aku Doni.

Ternyata, setelah kejadian itu Doni merasa sangat bersalah. Ia pun memilih untuk melaporkan apa yang dialaminya ke polisi.

“Saya merasa berdosa makanya melapor ke polisi. Tidak terima perbuatan itu walau menikmatinya juga. Saya masih kecil. Di bawah umur, sudah diajak begituan,” tutur Doni.

Menurut AKP Herri, petugas sedang mendalami kasus unik ini. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Bupati Bangkalan Belum Berikan Keterangan Terkait Adiknya Yang Diduga Terlibat Pengroyokan

Bupati Bangkalan Belum Berikan Keterangan Terkait Adiknya Yang Diduga Terlibat Pengroyokan

Bangkalan – Karyawan bagian customer service (CS) GraPARI Telkomsel di Jalan Darmo, Surabaya, dikeroyok massa. ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis