Home > Ragam Berita > Nasional > Miris, Gara-gara “Nyolong Sandal”, Warga Sragen Arak Gadis SMP Tanpa Busana

Miris, Gara-gara “Nyolong Sandal”, Warga Sragen Arak Gadis SMP Tanpa Busana

Sragen – Rin, warga Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku SMP menerima perlakuan biadab dari tetangganya.

Miris, Gara-gara "Nyolong Sandal", Warga Sragen Arak Gadis SMP Tanpa Busana

Ilustrasi

Hanya karena ketahuan mencuri sandal, Rin diarak mengelilingi desa tanpa sehelai kain pun alias telanjang.

Majelis Ulama Indoneisa (MUI) Sragen bersama Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) dan elemen masyarakat lainnya kemudian memberikan aksi solidaritas dengan mendatangi rumah korban.

Kedatangan MUI bersama rombongan untuk memberikan dukungan moril kepada Rin yang dianggap telah menjadi korban kesewenang-wenangan dari pemilik sandal.

Rin diketahui nyaris mengakhiri hidunya karena tidak kuasa menahan rasa malu yang amat besar.

Selain memberikan bantuan materi, MUI beserta elemen masyarakat Sragen lainnya pun siap memberikan bantuan pendampingan psikologi untuk Rin. Mereka pun sepakat akan mendesak polisi untuk menindak perbuatan yang dinilai telah merendahkan martabat orang lain ini.

“Kami ingin membangkitkan semangat korban dan kami dorong agar sekolah lagi. Apalagi kami miris, korban sampai mencoba bunuh diri,” ujar Muhammad Fadlan (Kamis, 14/1/2016). (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Dajarot Minta Lurah dan Camat Awasi Kinerja PPSU

Dajarot Minta Lurah dan Camat Awasi Kinerja PPSU

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan mengevaluasi para petugas penanganan prasarana dan ...