Home > Ragam Berita > Nasional > Mengapa Masih Banyak Kasus Penistaan Agama Terjadi di Indonesia ?

Mengapa Masih Banyak Kasus Penistaan Agama Terjadi di Indonesia ?

Jakarta – Banyak kalangan cendekiawan Islam dan ulama yang menganggap bahwa kasus-kasus penistaan agama yang belakangan ini kerap terjadi, bukan merupakan satu bentuk kekhilafan atau ketidaksengajaan. Kasus ini terjadi karena memang ada niatan dari oknum yang tidak bertanggungjawab.
Mengapa Masih Banyak Kasus Penistaan Agama Terjadi di Indonesia ?
“Ini bukan sebuah keteledoran biasa,” tutur Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, sebagaimana dikutip dari Republika.co.id, Kamis (14/1/2016).

Dengan banyaknya aksi pensitaan dan penghinaan terhadap agama tersebut, Yunahar menilai bahwa hal ini merupakan sebuah ujian bagi umat Islam. Kasus-kasus tersebut muncul tak lain hanya untuk memancing emosi dari kaum Muslim.

Yunahar menambahkan bahwa jika umat Islam tidak bisa mengendalikan diri dan terpancing emosi, maka akan timbul sebuah stigma yang mengatakan bahwa orang Islam adalah orang-orang yang mudah marah dan anarkis.

“Stigma seperti ini harus dilawan,” tambah Yunahar.

Yunahar pun mendesak agar pemerintah serius dan tegas menanggapi aksi atau kasus yang berkaitan dengan penistaan terhadap agama. Sebab, selama ini kasus-kasus semacam itu lebih banyak diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Tidak ada efek jera dalam penanganan tersebut.

Kurang tegasnya hukum yang dijatuhkan kepada pelaku penistaan agama di Indonesia menyebabkan aksi-aksi semacam itu rentan untuk tumbuh kembali, atau bahkan berubah menjadi aksi yang lain dengan kedok yang lebih rumit lagi. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Wakil Ketua DPR Layangkan Sindiran

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Wakil Ketua DPR Layangkan Sindiran

Jakarta – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menyindir langkah Gerindra yang keluar dari keanggotaan Pansus ...