Home > Ragam Berita > Ekonomi > Pasca Bom Di Thamrin, Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil

Pasca Bom Di Thamrin, Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil

Jakarta – Setelah Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunganya, Rupiah dibuka “mixed” pada perdagangan Asia maupun global. Ditambah dengan sentimen pasar yang disebabkan oleh peristiwa bom di Thamrin, Jakarta Pusat, rupiah pun hanya bisa bergerak di kisaran yang sempit.
Pasca Bom Di Thamrin, Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil
Head Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan bahwa hari ini, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat cukup stabil, dan tidak sampai menembus angka Rp14.000 per USD.

“Rupiah akan bergerak di kisaran Rp13.840-Rp13.975 per USD,” ujarnya di Jakarta, JUmat (15/1/2016) pagi tadi.

Dari Yahoofinance, rupiah terlihat bergerak turun dengan tipis, yakni 15 poin (0,1 persen), dan kini berada di angka Rp13.880 per USD. Kurs tertinggi mata uang Garuda yang tercatat di situs tersebut adalah Rp13.895 per USD, sementara angka terendahnya adalah Rp13.865 per USD.

Catatan lain dari Bloomberg Dollar Index, menyebutkan bahwa rupiah menguat tipis 16 poin (0,1 persen) ke posisi Rp13.891 per USD. Pada Jumat pagi ini, Rupiah bergerak di area Rp13.866 – Rp13.902 per USD. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Pecat Ratusan Karyawannya, Perusahaan Milik Hary Tanoe Belum Pastikan Pembayaran Pesangon

Pecat Ratusan Karyawannya, Perusahaan Milik Hary Tanoe Belum Pastikan Pembayaran Pesangon

Jakarta – PT Media Nusantara Informasi (MNI) hingga kini belum bisa memastikan soal pembayaran pesangon ...