Home > Ragam Berita > Internasional > Inilah Sumpah Setia Yang Harus Diucapkan Anggota ISIS Saat Pelatihan Militer

Inilah Sumpah Setia Yang Harus Diucapkan Anggota ISIS Saat Pelatihan Militer

Raqqa – Ratusan warga negara Indonesia diketahui telah bergabung dengan kelompok militan Islamic State for Iraq and Syiria (ISIS) di Suriah. Mereka mengambil jalur tikus dari Turki untuk mencapai Suriah.

Inilah Sumpah Setia Yang Harus Diucapkan Anggota ISIS Saat Pelatihan Militer

Seperti dilansir dari situs milik Mahkamah Agung (Jumat, 15/1/2016), Afif, salah satu mantan anggota ISIS asal Indonesia mengungkapkan proses pelatihan para militan ISIS.

Pria yang berprofesi sebagai guru di Solo itu menuturkan jika sesampainya di kawasan militer, tidak kurang 45 orang dikumpulkan di sebuah tanah datar di kamp latihan perang.

Selurh identitas serta HP pun ditahan. Setelah itu mereka didaftar oleh petugas dan ditempatkan di dalam tenda pelatihan.

“Yang sempat saya kenal antara lain Abu Qutaeba (Maroko), Abu Hamzah (Libia) dan Abu Yunus (Tunisia),” kata Afif.

Regu ini lalu diberi latihan yang dipimpin oleh seorang pelatih yakni untuk olah raga dipimpin Abu Lukman dari Maroko, pelatihan askasi dipimpin oleh Abu Muhammad dari Suriah, dan pelatihan syariah oleh Abu Qutaeba dari Tunisia.

“Materi pelatihan dimulai setelah shalat subuh,” cerita lelaki berusia 63 tahun itu.

Pelatihan dimulai pukul 06.00-07.00 dengan olah raga pagi dan sejam kemudian dilanjutkan dengan kerja bakti. Setelah itu seluruh peserta kamp sarapan pagi.

“Pukul 09.00-11.00 latihan militer,” tutur Afif yang memiliki nama asli M Aries Raharjo.

Pelatihan militer ini seperti:

1. Bongkar pasang senjata api jenis AK.
2. Pengenalan cara menembak jenis AK dengan posisi berdiri.
3. Pengenalan cara menembak jenis AK dengan posisi jongkok.
4. Pengenalan cara menembak jenis AK dengan posisi tiarap.
5. Formasi penyerangan beregu.6. Pengenalan senjara api lainnya.
7. Pengenalan senjata RPG.
8. Lempar granat.
9. Penggunaan senjata pistol.

Memasuki tengah hari, mereka lalu beristirahat sambil menunaikan shalat duhur dan mendapatkan materi keagamaan tentang Daruh Tauhid. Sorenya mereka kembali diajarkan teknik militer dan malamnya kembali tentang dasar-dasar syariah. Pelatihan ini dilakukan terus menerus hingga 3 minggu ke depan dan diakhir dengan praktik menembak menggunakan senjata AK.

Puncak pelatihan militer ini yaitu setia kepada pemimpin ISIS, Abu Bakar Albagdadi. Isi sumpahnya (bait) yaitu:

Saya berbaiat kepada Syeikh Abu Bakar Alhusaeni Al Qurosiyiy untuk mendengar dan taat dalam keadaan susah maupun senang dan tidak akan menentang kepadanya kecuali bila diketahui kafir yang nyata pada dirinya dengan dasar dalil dari Allah.

Setelah itu, Afif dan rombongannya dikembalikan ke negara masing-masing. Pada awal Januari 2014 silam, Afif tiba kembali di Jakarta. Sekembalinya ke Solo, Afif lalu menjadi seorang pendakwah dengan mengobarkan semangat Daulah Islamiyah dan menyumbang seluruh uang yang dimiliknya. Hingga akhirnya Afif ditangkap aparat pada awal 2015. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Pasca Bom Di Konser Ariana Grande, 6 Pria dan 1 Wanita Ditangkap

Pasca Bom di Konser Ariana Grande, 6 Pria dan 1 Wanita Ditangkap

London – Pasca peristiwa bom bunuh diri di Konser Ariana Grande, di Manchester Arena, Inggris, ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis