Home > Teknologi > Internet > Renungan, Kematian Akan Mendapatkan Kalian

Renungan, Kematian Akan Mendapatkan Kalian

Jakarta – Kematian memang sebuah hal yang tak bisa dihindari dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, manusia dihimbau untuk selalu berbuat kebaikan dan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih kebahagiaan serta menyebarkan kebehagiaan tersebut ke lingkungan skeitarnya.
Renungan, Kematian Akan Mendapatkan Kalian
Khusus untuk anda yang beragama Islam, belum lama ini beredar sebuah postingan yang intinya mengajak untuk merenungi makna dari kematian yang merupakan takdir dari semua orang.

Postingan ini diposting oleh pemilik akun Facebook bernama Saptuari Sugiharto pada Rabu (20/1/2016) pagi.

Untuk selengkapnya, silahkan simak yang berikut ini.


INNALILLAHI WA INNAILAIHI ROJIUN.. TELAH MENINGGAL DUNIA DENGAN TENANG…

Pengumuman di masjid itu selalu bergema kapanpun setiap ada orang yang meninggal, kadang setelah disebut namanya akan mengagetkan warga yang mendengarnya.. Lalu komentar-komentar akan muncul tentang si almarhum..
“Lho, semalam masih jalan di depan sini kok! Masih seger buger..”
“Haaah! Dia meninggal! Tadi pagi masih WA-nan sama gua!”
“Masya Allah, masih muda kan dia.. Cantik orangnya, belum nikah padahal udah Allah panggil duluan..”
“Ooo.. Bapak yang rajin ke masjid itu ya, bener aku sering ngelihat.. Semoga Khusnul Khotimah”
“Naaah.. Mati juga dia akhirnya, dari dulu hobinya mabok, jebol juga itu ginjalnya.. ”

Sering disebutkan di pengumuman itu, meninggal dengan tenang, padahal belum tentu kenyataannya demikian..

Kawan saya pernah berkata:
“Setiap ada pengumuman orang meninggal di masjid, aku selalu terdiam, langsung kutinggalkan semua aktivitas, dan fokus mendengarkan pengumuman itu.. Itu muhasabah diri, karena suatu saat namaku yang akan diumumkan..”

Waktu terus berjalan, hari terus berganti, usia kita digerogoti, jatah hidup di dunia semakin menghitung waktu mundur..
Dan kita masih menikmati semua dosa yang kita anggap biasa, seolah-olah kita akan hidup selamanya..

Maksiat jalan terus..
Harta haram tetap disikat..
Dzalim pada saudara dan kawan..
Kekeuh mainan riba gak tuntas-tuntas..
Orang tua gak kita muliakan..
Zakat lupa, sedekah entah kemana..
Sholat bolong-bolong tak pernah ditambal..

Nasehat Ustadz Arifin Ilham:
“Rahmat Allah yg terbesar adalah ketika kita pernah bermaksiat dan masih diberi kesempatan bertaubat oleh Allah”

Sungguh kita rugi, jika hari ini ada kesempatan bertaubat, tapi kita masih ngeyeeel untuk terus mencari pembenaran diri..

Jangan-jangan, nama kita yang diumumkan di masjid besok pagi..

Salam,
@Saptuari

Adapun postingan tersebut telah mendapatkan lebih dari 2.400 likes, lebih dari 1.600 shares, dan sekitar 160 komentar. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Hasil Survei: 80 Persen Wanita Indonesia Mengakses Film Porno Lewat Ponsel

Hasil Survei: 80 Persen Wanita Indonesia Mengakses Film Porno Lewat Ponsel

Jakarta – Situs film dewasa, Pornhub, baru saja merilis hasil surveinya terkait penggunaan perangkat mobile ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis