Home > Hiburan > Gosip > Tayangkan Ciuman Bibir Nabila Syakieb, MNCTV Disemprit KPI

Tayangkan Ciuman Bibir Nabila Syakieb, MNCTV Disemprit KPI

Jakarta – Nabila Syakieb akhirnya resmi melepas masa lajangnya dengan seorang ppria yang berumur lebih muda darinya pada akhir tahun 2015 kemarin. KEduanya memang tak banyak terlihat bersama sebelu mmenikah dan cenderung tertutup dari media.

Tayangkan Ciuman Bibir Nabila Syakieb, MNCTV Disemprit KPI

Namun, sesudah menikah, baik Nabila Syakieb ataupun suaminya, Reshwara Argya Radinal, tampak terlihat tak canggung dalam mengumbar kemsraan sebagai sepasang suami istri yang baru. Salah satunya adalah saat gambar ciuman dari Nabila Syakieb dan suaminya itu ditayangkan oleh stasiun MNC TV pada hari Jumat (8/1/2016).

Atas tayangan itu pula yang membuat MNC TV mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Berikut ini adalah sepengga;l kutipan isi surat teguran dari KPI kepaa salah satu tayangan di MNC TV itu :

“Program Siaran Seleb On News yang ditayangkan oleh stasiun MNC TV pada tanggal 08 Januari 2016 pukul 10.54 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan dan kesusilaan, perlindungan anak-anak dan remaja. Program tersebut menampilkan gambar ciuman bibir antara Nabila Syakieb dan suaminya. KPI Pusat menilai muatan tersebut tidak memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat.”

(Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Tasya Kamila : "Sedih Sekali Tidak Bisa Melihat Wajah Papa Untuk Yang Terakhir Kali"

Tasya Kamila : “Sedih Sekali Tidak Bisa Melihat Wajah Papa Untuk Yang Terakhir Kali”

Jakarta – Duka yang amat mendalam, kini tengah dirasakan oleh Tasya Kamila atas kepergian sang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis