Home > Hiburan > Gosip > Niatnya Pamer Lekuk Tubuh Saat Kenakan Bikini, Blogger Cantik Ini Justru Dibully

Niatnya Pamer Lekuk Tubuh Saat Kenakan Bikini, Blogger Cantik Ini Justru Dibully

Singapura – Selfie merupakan salah satu hal yang saat ini sedang menjadi trend di kalanan masyarakat, baik orang awam, artis, sampai dengan pejabat. Namun, bagi sebagian wanita, tentunya akan ada rasa ketidakpuasan dengan foto yang dilakukan dan tak sedikit yang menggunaka editan untuk menghasilkan foto yang lebih cantik.

Niatnya Pamer Lekuk Tubuh Saat Kenakan Bikini, Blogger Cantik Ini Justru Dibully

Namun, pada saat mengedit sebuah foto, tampaknya Anda harus jeli dan sempurna agar tak terlalu terlihat kesalahan fatal apda saat mengedit foto. Salah satu orang yang malu atas hasil foto editannya yang ketahuan adalah Naomi Neo, seorang blogger cantik berasal dari Singapura.

Naomi Neo adalah salah satu blogger asal Singapura yang terkenal dan memiliki banyak penggemar. Namun, foto yang diunggahnya lwewat media sosial miliknya menuai kecaman karena diketahui ada editan photoshop pada gambar yang diunggahnya itu.

Seperti yang terlihat pada bagian lengan, terlihat bangunan itu turut miring ke arah kiri, yang mana hal tersebut berarti Naomi Neo sengaja untuk menegecilkan lengannya untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Namun sayangnya, mata followernya lebih jeli nglihat hasil editan foto pada Naomi itu. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Kerap Dicibir karena Foto Seksi, Sulli Bikin Instagram Private

Kerap Dicibir karena Foto Seksi, Sulli Bikin Instagram Private

Seoul – Akhir-akhir ini Sulli kerap menjadi target bully netizen. Hujatan yang diterima Sulli ini ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis