Home > Ragam Berita > Nasional > Kampung Gafatar di Kalbar Dibakar, Terjadi Gelombang Pengungsian

Kampung Gafatar di Kalbar Dibakar, Terjadi Gelombang Pengungsian

Mempawah – Pada Selasa (19/1/2016) kemarin telah terjadi peristiwa pengrusakan dan pembakaran terhadap wilayah pemrukiman warga eks-Gafatar yang berada di Moton Panjang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Mendengar berita itu, Bupati Mempawah, Ria Norsan, mengaku sangat sedih hingga meneteskan air mata.
Kampung Gafatar Di Kalbar Dibakar, Terjadi Gelombang Pengungsian
Dari informasi yang dihimpun Harian Indo, Rabu (20/1/2016), Ria merasa begitu sedih melihat perpecahan yang terjadi di antara warganya hingga memicu terjadinya kericuhan dan aksi pembakaran terhadap sejumlah pondok permukiman warga eks Gafatar di Moton Panjang.

Aksi pembakaran yang dilakukan warga itu seakan mempamungkasi serangkaian penolakan terhadap Gafatar di Kabupaten Mempawah. Warga eks Gafatar yang berjumlah sekitar 700 orang itu pun terpaksa meninggalkan pondok permukiman yang dibangun untuk mendukung kegiatan mereka bersama organisasi sesat itu.

Ria yang menyaksikan sendiri aksi pembakaran itu mengaku tak bisa bebruat banyak. Ia hanya meminta agar para warga eks Gafatar yang sudah kehilangan tempat tinggal itu untuk direlokasi ke tempat yang layak.

“Kami akan evakuasi mereka ke tempat yang paling aman. Kami harap ini akan selesai di sini, kondisi aman dan damai kami harapakan di Kabupaten Mempawah,” ucap Ria.

Adapun iring-iringan panjang dari puluhan kendaraan yang membawa warga eks Gafatar dari Mempawah dikabarkan tiba di Kompleks Perbekalan dan Angkutan Kodam (Bekangdam) XII/Tanjungpura, pada Selasa (19/1/2016) malam sekitar pukul 19.28 WIB.

Arus pengungsi warga yang berjumlah sekitar 664 orang itu dibagi ke dalam dua gelombang. Gelombang pertama berjumlah 327 orang dan berasal dari Moton Panjang, sementara gelombang kedua berjumlah 337 orang dari Desa Pasir.

“Hari ini, supaya Ibu Bapak bisa terlayani dengan baik, kami ingin mendata dengan baik. Ibu Bapak wajib kami lindungi. Situasi sudah seperti ini, jadi nanti malam, telah disiapkan Kodam di sini, nanti ada gedung di belakang yang telah dipersiapkan untuk Ibu Bapak beristirahat,” tutur Wakil Gubernur Kalbar, Cristiandy Sanjaya. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Andi Narogong Bersaksi Akui Beri Uang USD 1,5 Juta Kepada Irman

Andi Narogong Bersaksi Akui Beri Uang USD 1,5 Juta Kepada Irman

Jakarta – Andi Agustinus atau Andi Narogong memberikan kesaksian dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis