Home > Ragam Berita > Internasional > Malaysia Terancam Mengalami Kebangkrutan Jika Harga Minyak Terus Merosot

Malaysia Terancam Mengalami Kebangkrutan Jika Harga Minyak Terus Merosot

Kuala Lumpur – Makin merosotnya harga minyak mentah dunia disinyalir membuat perusahaan minyak Malaysia, Petroliam Nasional Bhd (Petronas), berencana untuk memangkas anggaran belanja operasi dan modal untuk empat tahun ke depan hingga 50 miliar ringgit atau setara dengan Rp. 158 triliun.

Malaysia Terancam Mengalami Kebangkrutan Jika Harga Minyak Terus Merosot

Seperti dilansir dari Market Watch, Kamis (21/1/2016), kabar tersebut tentu tak terlepas dari harga minyak mentah dunia yang makin merosot hingga di bawa USD 30 per barelnya. Bahkan hari ini harga minyak mentah dunia jenis WTI kembali merosot dan menyentuh USD 27,49, sementara Brent juga turun ke level USD 28,17.

Hal tersebut tentunya akan berpengaruh besar pada pendapatan dan laba yang diraih Petronas. Bahkan beberapa proyek domestik dan taraf internasional bisa membawa kerugian bagi perusahaan.


Baca juga:

Pemerintah Belum Bereaksi Terkait Aksi Pembakaran Kampung Gafatar Oleh Warga

Bukan Kepada Tuhan, Anggota Gafatar Ucapkan Puji Syukur Kepada Tuan Semesta Alam

Di sisi lain, Petronas merupakan sumber pendapata terbesar bagi pemerintah Malaysia, hingga 30 persen anggaran tahunan. Nah, jika hal ini terus berlanjut, Malaysia tentu terancam mengalami kebangkrutan dan gejolak ekonomi. Untuk mencegah hal tersebut, kabarnya PM Najib Razak tengah bersiap untuk merevisi APBN minggu depan. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Video Orang Tua Berkelahi di Taman Bermain, Anak-Anak Histeris Ketakutan

Video Orang Tua Berkelahi di Taman Bermain, Anak-Anak Histeris Ketakutan

Shenzhen – Orang tua yang seharusnya memberikan contoh kepada anak-anaknya bagaimana mengendalikan diri justru terlibat ...