Home > Hiburan > Musik > JKT48 Akui Peran Besar Media Terhadap Karir Mereka

JKT48 Akui Peran Besar Media Terhadap Karir Mereka

Jakarta – Dalam ajang penganugerahaan Jawa Pos Group (JPG) Awards 2016, idol group JKT48 sukses membawa pulang trofi Duo/Grup Terbaik. Penghargaan ini dianggap JKT48 sebagai pelecut mereka untuk terus berkarya dan tak memungkiri peran besar media sebagai salah satu penunjang perkembangan karier mereka.

JKT48 Akui Peran Besar Media Terhadap Karir Mereka

Berdasarkan pantauan tim Harian Indo, Sabtu (23/1/2016), peran besar media disebut Melody Nurramdhani Laksani sangat penting dalam perjalanan karier JKT48 di industri musik Tanah Air.

“Tanpa media kami enggak mungkin bisa terkenal,” ungkap kakak kandung Frieska Anastasia Laksani tersebut.

Meski begitu, perjalanan JKT48 di panggung hiburan juga tak pernah lepas dari kritikan dan cibiran. Namun idol group yang kini memiliki anggota 71 gadis cantik ini tidak menganggap kritikan sebagai bentuk kebencian dari haters.


Baca juga:

Foto Bareng Melody JKT48, Ridwan Kamil: Rejeki Anak Soleh

Suka Komedi, Desy JKT48 Gemar Nonton Warkop DKI Hingga Panji Pragiwaksono

“Kami enggak pernah bilang itu ulah haters. Kritikan itu ada karena masih banyak yang memperhatikan kami. Ambil positifnya untuk bisa berkembang lebih baik lagi,” ungkap member JKT48 yang juga berstatus mahasiswa tingkat akhir tersebut. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

BTS Kalahkan Harry Styles dan Niall Horan di Billboard Twitter Top Tracks

BTS Kalahkan Harry Styles dan Niall Horan di Billboard Twitter Top Tracks

Seoul – Kepopuleran boyband Bangtan Boys (BTS), sukses mengalahkan penyanyi solo Harry Styles dan Niall ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis