Home > Ragam Berita > Internasional > Pria Muslim Ini Tertembak Saat Membela Umat Kristen Dari Serangan Kelompok Radikal

Pria Muslim Ini Tertembak Saat Membela Umat Kristen Dari Serangan Kelompok Radikal

Nairobi – Salah Farah (40), meninggal di meja operasi pada minggu (17/1/2016). Ia meninggalkan istrinya, Dunia Mohamed, yang tengah mengandung dan empat anak yang masih kecil.

Pria Muslim Ini Tertembak Saat Membela Umat Kristen Dari Serangan Kelompok Radikal

“Kita semua adalah saudara…,” adalah kalimat yang berulangkali ia ucapkan ketika terbaring di rumah sakit dengan menderita luka parah akibat terjangan peluru para radikalis.

Kala itu Farah yang sedang berada di dalam sebuah bus melaju di jalanan berdebu Desa El Wak, Mandera, kota di timur laut Kenya.

Tiba-tiba saja segerombolan Al Shabaab menyerbu masuk. Mereka memerintahkan para penumpang yang beragama Islam memisahkan diri dari mereka yang beragama Kristen.

Namun Farah yang seorang Islam menolak perintah tersebut.

Bunuh kami semua atau tinggalkan kami’,” kata dia pada para penyerbu.

Aksi Farah tersebut kemudian ditiru oleh beberapa penumpang muslim lainnya. 2 orang dan 3 muslim pun terluka setelah menjadi tameng hidup bagi rekan kristennya.

Dalam wawancara dengan Voice of America sebelum wafat, Farah berucap,”Orang-orang harus hidup bersama secara damai,” kata dia. ”

Farah pun menjadi simbol persaudaraan antar umat beragama di Kenya. Dedikasinya menginspirasi umat beragama di seluruh dunia. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Hubungan Spanyol dan Catalonia Makin Panas

Hubungan Spanyol dan Catalonia Makin Panas

Madrid – Hingga pukul 10.00 waktu setempat (15.00 WIB), Presiden Catalonia Carles Puigdemont tetap tidak ...