Home > Ragam Berita > Internasional > Menolak Masuk Islam, 150 Biarawati Dibantai

Menolak Masuk Islam, 150 Biarawati Dibantai

Baghdad – Biara kuno Santo Elijah yang sarat akan nilai sejarah di Irak Utara dihancurkan oleh kelompok militan ISIS pada tahun 2014 silam.

Menolak Masuk Islam, 150 Biarawati Dibantai

“Sejarah Kristen telah dihancurkan secara brutal,” tutur seorang Imam Katolik seperti dilansir dari AP (Minggu, 24/1/2016).

“Kami melihat ini sebagai upaya untuk mengusir kami dari Irak, membasmi dan mengakhiri keberadaan kami di tanah ini,” tutur Pastor Paul Thabit Habib, yang kini tinggal di Irbil, yang dikuasai Kurdi.

ISIS telah menjadikan para penganut Kristen di Irak dan Suriah sebagai sasaran. Beberapa disita harta bendanya dan dipaksa untuk memeluk agama Islam serta membayar semacam pajak atau mendapatkan perlakuan yang kejam.

Biara Santo Elijah atau yang bernama Deir Mar Elia diyakini dibangun oleh para pendeta Assyria pada abad ke-6 dan belakangan digunakan oleh sebuah ordo Katolik, Chaldean.

Pada tahun 1743, pasukan Persia memberi ultimatum kepada para biarawan yang di sana pindah agama menjadi Islam namun mereka menolak dan sekitar 150 biarawan itu dibantai. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Ribut Soal Yerusalem, Israel Lancarkan Serangan Ke Hamas

Ribut Soal Yerusalem, Israel Lancarkan Serangan Ke Hamas

Gaza – Dikala dunia matanya teralihkan oleh pernyataan Donald Trump mengenai Yerusalem, pada Sabtu dini ...